Sunday, 15 May 2016

Main Bareng Kucing Lucu di Cats and Ice Cream Cafe

Kafe kucing pertama di dunia berada di kota Taipei pada 1998. Seiring perkembangan waktu, kafe-kafe kucing lainnya mulai bermunculan di kota-kota lain seperti Tokyo. Nggak mau kalah sama Taiwan dan Tokyo, sekarang di Bandung juga udah dibuka kafe kucing. Hal ini pasti bikin semua pecinta kucing, terutama yang nggak bisa memelihara kucing di rumahnya seperti aku merasa super happy mengetahui kehadiran kafe kucing di Bandung.



Seperti namanya, Cats and Ice Cream, kafe ini hanya menyediakan es krim dan beberapa minuman ringan alasannya adalah karena makanan manis nggak berbau, berbeda dengan makanan asin yang berbau dan dapat menganggu penciuman kucing atau mengundang kucing untuk memakannya. Kafe ini terletak di Jl. Kanayakan nomor 13 Dago. Nggak sulit menemukan kafe ini, kalau dari arah simpang dago tinggal lurus terus sampai di sebelah kanan jalan ada belokan sebelum borma, masuk ke belokan itu dan nggak jauh dari situ ada plang cats and ice cream yang walaupun plangnya kecil tapi berwarna kuning terang jadi gampang kelihatan.
Dari awal kafe ini buka, aku udah ngerengek-rengek ke Azhari buat main ke kafe ini tapi karena kesibukan masing-masing jadi kita baru sempet kemarin. Kafe ini merupakan rumah yang nggak terlalu besar yang disulap menjadi kafe dan cat playground. Pertama masuk kita akan menemukan meja registrasi, di sana kita registrasi dulu sekaligus memesan es krim. Aku memesan es krim vanilla dengan flakes honey stars dan topping oreo + marsmellow, Azhari memesan es krim vanilla dengan flakes koko krunch dan topping choco cips + marsmellow. Harganya 50.000 untuk satu es krim dan satu jam bermain bareng kucing-kucing lucu, apalagi ada diskon 20% khusus weekday dengan cara menunjukkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa saat bayar, berhubung kemarin kita main ke sana hari Kamis, kita dapat diskon, yeay! Jadi, kita berdua bayar 80.000 saja buat es krim dan satu jam main bareng lucing-kucing lucu nan menggemaskan, happy!




Sebelum masuk ke cat playgroundnya kita diwajibkan untuk menggunakan hand sanitizer dan mengganti sepatu kita dengan sandal yang udah disediain di sana. Cat playgroundnya punya konsep hutan, jadi nggak heran kalau warna hijau dan cokelat mendominasi, suasanya juga homey parah yang bikin betah banget ada di sini, sejam berasa kurang deh!












Pertama masuk ke cat playgroundnya samar-samat tercium bau khas kucing yang nggak menganggu sama sekali, apalagi di sana juga terdapat pengharum ruangan. Di dalam ada belasan kucing lagi pada tidur, maklum kita datang waktu itu siang-siang sekitar jam satu, tapi ternyata masuk juga mas-mas penjaganya. Mas-masnya ramah, dia ngasih tau ke kita berdua siapa aja nama kucing-kucing itu dan mana kucing yang ramah, yang bisa digendong-gendong, yang galak dan yang nggak terbiasa digendong. Sekitar 10 – 15 menit main di dalem, barulah es krim pesenan kita datang. Awalnya aku bingung, kok es krim sesimpel itu datengnya lumayan lama ya, tapi ternyata setelah dipikir-pikir es krim disuguhkannya ketika sudah sekitar 10 – 15 menit kita di dalam cat playground adalah agar hidung kita sudah terbiasa dengan bau kucing yang tercium di sana. Es krimnya lucu bentuk kucing, tapi karena terlalu sibuk main sama kucing, aku jadi lupa buat foto es krimnya, jadi aku ambil foto es krimnya dari instagramnya cats and ice cream, kalian bisa kepoin instagramnya buat ngeliat aktivitas kucing-kucing lucu di kafe ini


instagram.com/catsandicecream
 
Kucing pertama yang aku ‘gangguin’ adalah kucing Himalayan ini, namanya Monk. Dari dulu aku emang mau banget melihara kucing Himalayan, jadi aku senengnya kebangetan waktu ngeliat si Monk ini. Kata Mas penjaganya, Monk ini ramah banget dan betah banget kalo digendong, aku liat dia lagi anteng tidur, tapi ternyata kata Mas penjaganya dia cuma pura-pura tidur, ternyata bener waktu aku gendong dia betah banget, aku jadi kesenengan dan heboh sendiri.






Selain Monk ada juga si angora ini, namanya Matabi. Kenapa Matabi? Matabi itu singkatan dari Mata Biru. Perhatiin aja matanya, biru cantik! Matabi ini sebenernya kembar tiga, yang lainnya bernama Kecil dan Cantik tapi Matabi satu-satunya yang punya mata biru, sayangnya kembaran Matabi ini lagi pada tidur di pojokan. Kata Mas penjaganya Matabi ini pemalu, jadi dia gabisa digendong lama-lama.




Ada juga kucing Persian, namanya Simbah. Pasti udah pada tau kan kenapa dinamain Simbah? Kalo belum tau liat aja mukanya, lucu ya kaya mbah-mbah yang lagi bete. Azhari ketawa-ketawa mulu nih liat Simbah ini.






Ini kucing favoritnya Azhari! Lupa namanya siapa, tapi karena dia anaknya Meykun jadi lebih sering dipanggil Baby Meykun. Mukanya innocent banget kan, gemes!






Ada juga kucing jenis British Short Hair satu ini, namanya Bear! Dia nggak biasa di gendong kata Mas penjaganya, jadi cuma bisa di elus-elus aja. Ada satu lagi yang persis kaya gini, namanya Grace tapi sayangnya kata Mas penjaga Grace lagi sensi jadi gabisa digendong atau elus, selama satu jam aku main di kafe ini juga Grace cuma diem di pojok atas.




Ada juga kucing jenis Bengal namanya Si Bengal (nama aslinya Kleo, tapi lebih sering dipanggil Si Bengal karena sifatnya yang nakal dan bengal). Si Bengal aktif banget, padahal kata Mas penjaganya Si Bengal ini udah dikebiri buat mengurangi keaktifannya, aku dalam hati ngomong ‘segini udah berkurang keaktifannya? Gimana waktu belum dikebiri?’ Si Bengal juga preman nih, kata Mas penjaganya ada beberapa kucing yag takut sama Si Bengal termasuk para angora, Matabi, Kecil & Cantik. Selama kita di sana juga dia sempat berantem sama beberapa kucing, nakal tapi tetep gemas!




Masih banyak kucing lain yang nggak sempet aku foto, salah satu yang aku ingat yaitu kucing jenis Mainecoon bernama Meykun, selama kita di sana Meykun cuma tiduran di atas, jadi kita cuma bisa ngeliatin nggak bisa gendong atau elus-elus. Di tiap meja di sediakan buku menunya, pas aku iseng buka-buka ternyata di dalam buku menunya terdapat nama-nama kucing yang ada di sana beserta profilnya. Tapi kayaknya belum diupdate lagi deh, soalnya ada beberapa kucing yang belum ada di buku itu.










Oh iya, sebelum masuk ke cat playgroundnya kita bakal di kasih semacam name tag yang harus di pakai selama di dalam. Di name tag itu ada nama dan batas waktu, jadi kita tau kapan kita sudah harus keluar dari cat playgroundnya. Jangan khawatir soal kebersihan kucing-kucing di sini, karena mereka sangat bersih dan harum. Kuku mereka juga dipotong sehingga yang bermain dengan mereka nggak akan dicakar. Kafe ini tutup setiap hari Senin karena hari Senin adalah hari khusus untuk perawatan kucing-kucing di sana. Saat kita keluar dari cats playgroudnnya juga kita dipinjami alat untuk membersihkan bulu-bulu kucing yang menepel di pakaian kita.




Overall, aku sangat suka kafe kucing ini! Kucing-kucing yang lucu, es krim yang enak plus suasana yang homey bikin betah banget nggak mau pulang. Harganya juga terjangkau apalagi ada diskon untuk pelajar dan mahasiswa, jadi bisa lebih hemat. Mas penjaganya menyarankan buat dateng ke sini di sore atau malam hari, karena kucing-kucing lebih aktif pada sore dan malam hari, tapi pada sore atau malah hari kafe ini selalu ramai dan penuh. Aku sih lebih prefer untuk datang siang hari karena walaupun kucing-kucingnya nggak seaktif sore dan malam hari tetapi mereka masih bisa di ajak main kok, selain itu pada siang hari biasanya masih sedikit pengunjung yang datang, kemarin saja waktu aku dan Azhari main ke sana nggak ada pengunjung lain selain kita berdua, jadi bebas mau main ke sini atau ke sana, dengan kucing ini atau kucing itu, nggak berebut dengan pengunjung yang lain, selain itu juga bisa bebas dan nggak malu untuk foto-foto.



Cats and Ice Cream Cafe
Jl. Kanyakan No. 13
Dago, Bandung
(open everyday except Monday)


Halal: yes  |  Wifi: yes  |  Electric plug: yes



2 comments:

  1. Aaa kucing2nya lucuuu, skrng lg trend kafe kucing kyknya krn byk org yg ga bisa pelihara hewan ya.

    Aku sendiri untungnya punya kucing jd ngerasa rada mahal byr segitu hehe. Btw reviewnya membantu bgt, keep posting! 💕

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa jadi kaya solusi buat yg gabisa pelihara hewan di rumah. Enaknyaa, kucing apa? Makasih udah bacaaa 💕

      Delete