• Home
  • About
  • Beauty
    • Makeup
    • Skincare
    • Fragrance
  • Food&Place
  • Random Talk
Copyright © FIRADWIP'S JOURNAL. Powered by Blogger.

FIRADWIP

instagram twitter pinterest google

Aku sebenarnya picky eater, banyak makanan yang aku kurang suka, termasuk beberapa jenis sayuran. Walaupun dari dulu udah berusaha menyukai sayur, dari dipaksa sampai kemauan diri sendiri, aku tetep saja nggak bisa memaksakan menyukai beberapa jenis sayur yang di lidahku rasanya hambar. Belum lama ini aku mengunjungi Fedwell Restaurant di Citywalk Sudirman. Restoran yang mengusung prinsip sehat tapi enak ini baru membuka cabangnya di sini setelah restoran pertamanya di derah Senopati. Hmm, not bad lah ya untuk aku yang nggak terlalu suka sayur.



Cabang pertama dari Fedwell ini terletak di Citywalk Sudirman, kamu hanya perlu masuk lewat lobby utama (west lobby) dan mata kamu pasti langsung akan tertuju pada tempat ini. Fedwell sangat menarik perhatian karena berbeda dari tempat-tempat di sekitarnya, Fedwell memiliki nuansa berwarna pink pastel yang sangat eye catching dan menarik perhatian.



Cara order di sini adalah kita diberi kertas dan pensil lalu mengisinya sesuai apa yang kita mau, kita bisa memilih dua jenis menu yaitu Signature Bowl yang merupakan menu yang telah disediakan oleh Fedwell, dan Do-It-Yourself Bowl di mana kita bisa memilih bahan-bahan sesuai selera kita. Untuk signature bowl, range harganya berkisar IDR 75k sampai 95k, serta untuk do-it-yourself bowl ada dua harga berdasarkan size-nya yaitu regular IDR 75k dan hugry IDR 95k, perbedaan di antara kedua size itu adalah untuk regular terdapat satu protein dan terdapat dua protein untuk size hungry.




Aku memilih do-it-yourself bowl karena penasaran dan ingin bereksperimen dengan bahan-bahan yang aku inginkan. Di menu kita kita dapat memilih base, protein, topping, dressing, dan crunch sesuai keinginan kita. Nggak perlu kebingungan saat memilih, karena kita bisa melihat bahan-bahannya pada food bar dan diperbolehkan mencoba dressing-nya terlebih dahulu.

Setelah kebingungan yang panjang, akhirnya aku menjatuhkan pilihanku pada quinoa brown rice untuk base, salmon steak untuk protein, savoury granola untuk crunch, edamame, kale slaw, dan ratatouille untuk topping, serta matah relish untuk dressing. Beginilah tampilan do-it-yourself bowl-ku berdasarkan bahan-bahan yang aku pilih! Walaupun tampilannya kurang kece, tapi rasanya lumayan kok, masuk di lidahku yang terkadang anti dengan sayuran ini. Untuk minuman aku memilih matcha soy latte sehagra IDR 35k yang aku kira akan fail, but turns out enak banget!



Overall, menurutku Fedwell adalah tempat yang cocok untuk didatangi kalau kamu sudah merasa terlalu banyak makan-makanan tidak sehat, atau kamu sedang diet dan merasa perlu makan sehat tapi enak.


Fedwell Restaurant
Citywalk Sudirman, Jakarta
Opening hours: 10am – 10pm
Wifi: yes        |       Electric plug: yes


Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Ada satu tempat yang selalu mencuri perhatianku tiap melewati Jalan Braga. Aku selalu memperhatikan tempat itu, bahkan sejak tempat itu masih berupa kedai kecil. Sweet Cantina, kedai yang menjajakan es krim dan donat ini memiliki keunikan tersendiri, mungkin terlebih untuk para perempuan, karena warna kedainya yang bernuansa pastel.


Awalnya Sweet Cantina hanya menjual es krim dengan berbagai macam rasa, tapi sejalan dengan bertambah besarnya kedai, menunya juga makin beragam. Kini Sweet Cantina menjual berbagai varian rasa es krim dan donat.



Satu donat dibandrol dengan harga Rp 10.000 sedangkan es krimnya seharga Rp 12.000 dan Rp 17.000, kita bisa memilih menggunakan cup atau cone saat memesan es krimnya. Untuk rasa, tak seperti namanya, makanan-makanan yang disajikan di kedai ini nggak terlalu manis, rasa manisnya pas dan nggak bikin yang menyantapnya merasa giung atau mual. Es krimnya sangat lembut, sementara donatnya tebal dengan icing yang nggak kalah lembut.


Lokasi kedai es krim dan donat ini berada di Jalan Braga nomor 89, dekat dengan Kopi Toko Djawa, kedai kopi favorite-ku di Bandung.


[Baca juga: Kopi Toko Djawa - Merangkai Senja di Jalan Braga]






Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Kopi adalah bagian dari hidup. Aku nggak bermaksud puitis, tapi emang begitu nyatanya. Bermunculannya banyak kedai kopi beberapa tahun belakang -khususnya di Bandung- membuat aku senang karena mempermudah aku kalau ingin minum kopi dan aku jadi bisa mencoba berbagai macam rasa kopi dari kedai kopi yang berbeda. Es kopi susu yang sedang naik daun akhir-akhir ini nggak bisa dipungkiri udah menjadi favorit banyak orang, termasuk aku. Bahkan, aku berhasil bikin Azhari yang awalnya nggak suka kopi jadi mau minum kopi dan mau nemenin aku nyoba-nyoba es kopi ke banyak kedai kopi.

Di post ini aku bakal nulis beberapa kedai kopi dan es kopi susu yang udah aku coba di Bandung. Belum banyak, karena ide nulis post ini baru muncul beberapa waktu yang lalu, jadi sebelumnya aku nggak foto es kopi susu yang aku coba. Tapi, post ini bakal terus aku update tiap aku coba es kopi baru.
 



1. Es Kopi Djawa & Es Kopi Awan – Kopi Toko Djawa
List kopi di post ini nggak diurutkan berdasarkan apapun, sih. Tapi aku ingin memulai list ini dengan kedai kopi favoritku se-Bandung Raya. Bukan cuma kedai kopinya aja yang aku suka, tapi juga kopi dan cemilan di sini. Kopi Toko Djawa terletak di Jalan Braga Bandung, aku udah nulis review terpisah tentang kedai kopi mungil ini. Menu favoritku di sini adalah Es Kopi Awan, yaitu kopi susu dan gula jawa yang di atasnya ditambah creamy foam. Kopinya nggak terlalu strong dan manis gula jawanya pas.

Location: Jalan Braga No. 79 Bandung
Opening hours: 10am - 10pm
Price: Es Kopi Djawa (20k) Es Kopi Awan (24k)

Baca juga: Kopi Toko Djawa - Merangkai Senja di Jalan Braga

---


2. Es Kopi Susu Rahasia – Coffeedential
Es kopi susu rahasia dari Coffeedential ini menurutku adalah es kopi susu terenak kedua setelah es kopi susunya Kopi Toko Djawa. Kopinya creamy banget dan manisnya pas. Lokasinya di 107 Garage Room, konsepnya emang coffee to go gitu jadi nggak ada tempat duduknya, tapi kadang kalo lagi cerah disedian bean bag di taman.

Location: Jalan Ciumbuleuit No. 107 Bandung
Opening hours: 8am – 10pm
Price: Es Kopi Susu Rahasia (18k)

---

3. Es Kopi Jiwa – Sejiwa Coffee
Dari semua es kopi susu yang pernah aku coba di Bandung, es kopi jiwa ini bisa dibilang yang paling pricey. Maklum sih, karena kopi ini salah satu pilihan bapak presiden waktu beliau berkunjung ke café ini. Dari segi rasa emang enak, kopinya lumayan strong dan manisnya seimbang dengan rasa kopinya. Café ini juga udah pernah aku review lengkap beberapa waktu yang lalu.
Location: Jalan Progo No. 15 Bandung
Opening hours: 7am – 11pm
Price: Es Kopi Jiwa (29k – before tax)

Baca juga: Es Kopi Jiwa di Sejiwa Coffee - Es Kopi Pilihan Bapak Presiden!

---

4. Original Coffee – Kopi Seru 
Kopi seru ini kedai kopi pertama yang aku tau menyediakan kopi dengan after taste rasa buah-buahan. Ada empat varian rasa yaitu strawberry, lychee, black americano, dan original. Tentu saja aku milih original. Ternyata kedai kopi ini udah buka banyak cabang di Bandung, tapi yang kemarin aku kunjungin adalah cabang terbarunya di BEC.

Location: BEC Upper Street Level
Opening hours: 10am – 10pm
Price: Original Coffee (20k)

---

5. Es Kopi Susu & Es Kopi Soklat – Kopi Janji Jiwa 
My new addiction. Es kopi soklat-nya enak banget, siapa sangka perpaduan espresso, susu segar, dan cokelat bakal menghasilkan rasa seenak ini. Rasanya kaya es krim cair, manisnya pas dan nggak bikin giung. Es kopi susu-nya juga enak, creamy dan kopinya cukup strong. Kedai ini udah punya lebih dari seratus cabang di Indonesia, yang aku tau di Bandung ada dua cabang yaitu di Braga Citywalk dan Miiko Mall.

Location: Braga Citywalk Ground Floor no. 99 – 101 Bandung
Opening hours: 10am – 10pm
Price: Es Kopi Susu (18k) Es Kopi Soklat (20k)

 
---

6. Es Kopi Gang – Gang Nikmat
Salah satu es kopi creamy yang sekali teguk langsung ku suka. Kopinya nggak terlalu strong tapi masih kerasa kopinya. Tempatnya mungil dan tersembunyi, parkirnya cukup susah. Tapi makanan dan minumannya enak berikut harganya murah meriah!

Location: Jalan R. E. Martadinata No. 205 Bandung
Opening hours: 11am - 10pm
Price: Es Kopi Gang (18k)


---

7. Es Kopi Bahagia – Bahagia Kopi
Nggak seperti kebanyakan es kopi lainnya yang menggunakan gula aren atau gula jawa, Es Kopi Susu Bahagia ini merupakan kopi dengan campuran madu. Tapi jujur, rasa madunya nggak begitu terasa dan justru kopinya terasa strong sekali sampai rasa pahitnya lebih dominan. Nggak usah khawatir buat temen-temen yang tetap ingin es kopi dengan gula aren, Bahagia Kopi juga punya menu tersebut, namanya Es Kopi Semangat.

Location: Jalan Ambon (The Saparua) Bandung
Opening hours: 8am - 10pm
Price: Es Kopi Bahagia (18k)


---


8. Es Kopi Teman Lama – Bersama Teman Lama
Salah satu es kopi yang bisa dibilang kopinya terasa strong, tapi nggak sampai pahitnya dominan kayak kopi bahagia. Tempatnya lucu dan instagrammable, cemilan di cafe ini juga enak. Aku suka sama gambar dan tulisan yang ada di cup kopi ini "ngopi itu kadang bukan soal apa dan di mana, tapi sama siapa".

Location: Jalan Bima No. 80 Bandung
Opening hours: 9am - 10pm
Price: Es Kopi Teman Lama (20k - before tax)





Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar




Salah satu café yang terletak di Jalan Progo ini langsung menarik perhatianku sejak pertama kali dibuka, apalagi kalo bukan karena bentuk bangunannya yang nggak biasa dan namanya yang unik, Sejiwa Coffee. Udah berkali-kali ke sini dan selalu betah berlama-lama karena suasananya yang nyaman. Rekor terlama duduk di café ini adalah tujuh jam buat belajar bareng sepupuku.

Bentuk bangunan Sejiwa terlihat seperti rumah kaca yang terdiri dari dua lantai, lantai bawah untuk non-smoking sementara area smoking berada di lantai atas. Saat kita masuk ke dalam café ini, kita akan disambut oleh semerbak aroma kopi yang bikin tempat ini makin nyaman buatku, terlebih karena aku suka harum kopi. Selain disambut aroma kopi, begitu masuk kita akan disambut lukisan pop art yang lucu dan tulisan puisinya Pak Sapardi Djoko Damono yang berjudul Aku Ingin.




Menurutku lantai bawah terasa lebih nyaman walaupun ramai karena pembuatan kopi dan transaksi pembayaran dilakukan di tengah ruangan yang didominasi warna putih ini, sedangkan lantai dua rasanya lebih panas terutama pada siang hari dan karena khusus area smoking jadi lumayan banyak asap rokok, tapi pemandangan di lantai dua lebih bagus, apalagi di sore hari.

 



Sejiwa Coffee sempat viral pada akhir tahun 2017 karena Bapak Jokowi bersama beberapa menteri  datang ke café ini untuk mencicipi kopinya setelah meresmikan Jalan Tol Seroja. Aku kurang tahu orang nomor satu di Indonesia itu memesan apa aja, tapi yang pasti salah satu menu yang beliau pesan adalah Es Kopi Jiwa yang sekarang menjadi signature drink di tempat ini. Sejak saat itu, di buku menu ada tulisan “President’s choice” di sebelah menu Es Kopi Jiwa, mungkin untuk menarik peminat. Tapi, di luar kopi ini pilihan Bapak Jokowi atau bukan, Es Kopi Jiwa emang mempunyai rasa yang enak.

 
 
Selain Es Kopi Jiwa, terdapat juga berbagai varian kopi lainnya. Disediakan juga makanan berat dan makanan ringan. Harganya emang nggak bisa dibilang murah. Es Kopi Jiwanya saja dibandrol dengan harga 29 ribu dan belum termasuk pajak. Tapi, harga emang nggak ngebohongin rasa, karena sejauh ini makanan dan minuman yang aku pesan rasanya enak! Bahkan nasi gorengnya pun enak banget.


Overall, Sejiwa Coffee ini udah cocok masuk kejajaran café hits kekinian kota Bandung, karena tempatnya yang stategis, suasananya yang nyaman, makanannya yang enak, dan terutama instagramable!

Sejiwa Coffee
Jalan Progo nomor 15 Bandung
Opening hours: 7am – 11pm
Wifi: yes       |      Electric plug: yes


 

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Kedai kopi yang terletak di Jalan Braga ini dulunya adalah toko buku dengan nama yang sama, Toko Buku Djawa. Sayangnya, Toko buku legendaris itu kian lama kian sepi pengunjung dan akhirnya terpaksa harus mengakhiri perjalanannya pada tahun 2015 setelah berjualan buku sejak tahun 1955. Berselang dua tahun sejak toko buku yang konon menjadi langganannya Pak Habibie ini tutup, gerai buku tersebut dirombak menjadi sebuah kedai kopi. Masih dengan suasana yang sama, Kopi Toko Djawa sengaja tidak ingin mengubah toko buku sepenuhnya. Maka sejak Desember 2017, dimulailah perjalanan reinkarnasi kata menjadi rasa di Jalan Braga nomor 79.


Entah sejak kapan, Kopi Toko Djawa ini bisa dibilang menjadi salah satu happy place-ku di Bandung. Tiap sedih, marah, atau sekedar bad mood, mengujungi kedai kopi ini bisa bikin perasaan membaik. Mungkin suasananya yang tenang dan bikin betah jadi salah satu faktornya. Bangunannya masih sama dengan ketika kedai kopi ini masih berfungsi sebagai toko buku. Terbilang mungil memang, berbanding terbalik dengan pengunjungnya yang kadang membludak. Jadi, kalau pengunjungnya lagi ramai, kadang ada aja yang ngebela-belain minum kopi sambil berdiri atau duduk-duduk di kursi Braga depan kedai kopi ini.






Jangan harap ada wifi di sini, karena sebagai gantinya ada tumpukan buku dengan berbagai genre yang bisa kita baca di tempat. Kedai kopi bernuansa etnik ini seakan sengaja memaksa pengunjungnya untuk lebih banyak membaca buku dan berinteraksi dengan pengunjung lain, dibanding tenggelam dalam gadgetnya masing-masing. Oh iya, nggak ada toilet di sini! So make sure don’t pee ur self here hehe kalau emang udah harus banget ke toilet, kita boleh ikut ke toilet SugaRush di sebelah kedai kopi ini.



Menunya sendiri menyajikan berbagai macam kopi dan cemilan seperti donat, brownies, dan lain-lain, Pastiin mengunjungi kedai kopi ini nggak dalam keadaan lapar ya, karena Kopi Toko Djawa nggak nyediain makanan berat. Best seller-nya adalah Es Kopi Toko Djawa (campuran kopi susu dengan gula jawa) dan Es Kopi Awan (kopi susu dan gula jawa yang di atasnya ditambah creamy foam).

Es Kopi Toko Djawa (kiri) dan Es Kopi Awan (kanan)

Dari semua Es Kopi di Bandung yang udah aku coba, jujur, Es Kopinya Kopi Djawa ini yang paling aku suka. Kopinya nggak terlalu strong tapi rasanya masih tetap mendominasi dibanding rasa manis gula jawanya. Favorite-ku Es Kopi Awan karena aku suka banget sama creamy foam-nya. Untuk makanannya aku baru nyoba Matcha Brownies dan Cinnamon Rolls. Matcha Browniesnya enak! Nggak terlalu manis dan ada hint paitnya sedikit khas rasa mathca. Kisaran harganya 15 – 35 ribuan, masih terbilang terjangkau untuk rasa kopi dan cemilan seenak ini.


Best time buat dateng ke kedai kopi ini adalah sore hari dan duduk di kursi yang menghadap jendela besar. Menyaksikan lampu-lampu jalanan dan pertokoan di Braga satu persatu mulai nyala itu rasanya magical!



Kopi Toko Djawa
Jalan Braga No. 79 bandung
Opening hours: everyday 10am – 10pm
 
Wifi: no | Electric plug: yes 




Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

About me

About me
Happy to share anything interesting.

You can reach me on sdprawita@yahoo.com and share anything with me!

Catch Up

Search

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  October (1)
      • Review Benefit Cosmetics Wanderful World Blush sha...
  • ►  2021 (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (5)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2019 (19)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2018 (9)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
  • ►  2017 (17)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  February (2)
  • ►  2016 (17)
    • ►  December (1)
    • ►  November (5)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)

Popular Posts

Total Pageviews

Amazing People

Part of

Blogger Perempuan
BEAUTIESQUAD

Created with by BeautyTemplates