• Home
  • About
  • Beauty
    • Makeup
    • Skincare
    • Fragrance
  • Food&Place
  • Random Talk
Copyright © FIRADWIP'S JOURNAL. Powered by Blogger.

FIRADWIP

instagram twitter pinterest google

Sebagai pemilik kulit wajah berminyak, nggak bisa dipungkiri kalau aku mempunyai love-hate relationship dengan moisturizer.  Bahkan dulu aku sempat bermusuhan dengannya karena menganggap moisturizer menambah minyak di wajahku yang dari sananya sudah super berminyak ini. Sampai suatu saat aku belajar bahwa moisturizer justru dapat mengontrol minyak pada kulit wajah dengan membuatnya terasa lembap, sehingga wajah nggak memproduksi minyak secara berlebihan. Setelah pencarian yang panjang dan proses trial and error yang cukup melelahkan, akhirnya aku menemukan moisturizer satu ini, Joylab Skin’o’tic Moisture Gel, yang bisa membuat kulitku terasa lembap tanpa membuatku terlihat seperti kilang minyak.



PACKAGING

Teman-teman pasti tau Yakult, kan? Minuman probiotik yang terbuat dari fermentasi susu dan gula yang diperkaya bakteri baik Lactobacillus. Karena memiliki kandungan yang sama dengan Yakult, yaitu probiotik, pelembap ini juga memiliki kemasan yang senuansa dengan Yakult, didominasi warna khasnya, cokelat muda. Pelembap ini hadir dalam jar berbahan plastik tebal velvety yang menurutku agak bulky, nggak travel friendly karena bisa dibilang cukup besar untuk dibawa berpergian. Dilengkapi dengan spatula yang berguna untuk mengambil produknya, jadi higienis banget karena nggak perlu mengambilnya langsung menggunakan jari! Di box-nya kamu dapat menemukan beberapa informasi seperti ingredients, cara pakai, PAO, dan beberapa info penting lainnya.





TEXTURE & PERFORMANCE

Seperti namanya, pelembap ini memiliki tekstur gel yang sangat ringan. Warnanya soft pink transparan dan aromanya segar sedikit asam, mirip yakult. Somehow, aromanya agak tajam dan mungkin akan membuat beberapa orang merasa tertanggu, namun aku sendiri justru sangat menyukai aromanya, padahal biasanya nggak suka sama skincare dan makeup yang beraroma tajam.




Tekstur gelnya yang ringan membuat pelembap ini amat sangat cepat dan mudah menyerap di kulit, nggak perlu menunggu lama, pelembap ini akan langsung menyerap begitu diaplikasikan dan diratakan pada kulit wajah. Setelah pengaplikasian, wajah langsung terasa lembap, terlihat bouncy, dan nggak greasy sama sekali. Namun sayangnya, sensasi lembap yang diberikan nggak bertahan terlalu lama. Perlu re-apply tiap 2 atau 3 jam sekali untuk mengembalikan rasa lembap. Sepertinya, pelembap ini kurang cocok untuk pemilik kulit kering karena efek lembapnya yang kurang “nampol”. Untungnya, aku merasa cocok dengan pelembap ini, efek lembapnya yang nggak lebay justru suit my skin perfectly. Biasanya aku pakai tiap habis wudhu dan sebelum menggunakan makeup, tingkat kelembapannya cukup untuk kulit berminyakku ini. Nggak menimbulkan jerawat dan nggak memperjelas tampilan pori-pori menjadi nilai plus buatku.





Joylab Skin’o’tic Moisture Gel ini mengandung probiotik yang berupa bakteri baik Lactobacillus Ferment Lysate untuk menyeimbangkan bakteri baik dan bakteri jahat pada kulit kita, yang akhirnya dapat membangun skin barrier sehat dan kuat. Selain itu terdapat juga bergamot fruit extract yang diklaim dapat memperlambat tanda-tanda penuaan pada kulit wajah. Dilengkapi double-hya, yaitu kombinasi dari Sodium Hyaluronate & Hydrolyzed Hyaluronic Acid yang dipercaya dapat memberikan kelembapan extra.


Overall, aku suka banget sama moisturizer gel ini. 10/10 would repurchase!! Efek melembapkannya yang nggak lebay justru cocok banget di kulitku ini. Selain itu, tekstur ringan dan mudah menyerapnya membuat pelembap ini terasa nyaman di wajahku yang super berminyak ini. Ditambah lagi aromanya yang segar, walaupun setelah diratakan pada wajah aromanya akan langsung menghilang, tapi seengganya menghirup aromanya saat pengaplikasian membuatku happy!




Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Sebagai orang yang gampang banget jerawatan, membersihkan wajah adalah step paling penting dalam rutinitas perawatan kulitku. Soalnya kalau wajah nggak bersih dikit, jerawat yang muncul langsung gerombolan. Selain itu, memilih pembersih wajah yang cocok buat kulitku juga nggak kalah pentingnya, soalnya kulit wajahku ini nggak bisa banget kena bahan-bahan yang keras, makannya aku paling cocok sama pembersih wajah yang berbahan dasar air karena ringan banget dan nyaman dipakainya. Akhir-akhir ini aku lagi nyobain SNP LAB+ Triple Water Series yang terdiri dari One Step Cleansing Water dan Deep Clean Facial Foam.


SNP LAB+ Triple Water: One Step Cleansing Water
Produk ini datang dengan kemasan botol ukuran 250ml berbahan plastik tebal dan box berwarna senada yaitu putih dan biru, plus design-nya yang simpel dan nggak berisik. Walaupun tulisan di kemasannya menggunakan huruf luar, tapi ada stiker yang ditempel yang memberikan informasi lengkap tentang produk ini.




One Step Cleansing Water ini adalah first cleanser yang digunakan untuk menghapus make up. Produk ini tidak memberikan klaim untuk menghapus make up dalam sekali ulas, tetapi lebih menjanjikan penggunanya untuk memberikan hasil yang melembapkan, menenangkan kulit, dan merawat minyak berlebih. Dan ternyata itu terbukti padaku! After effect penggunaan produk ini adalah kulitku terasa lebih lembap dan calming di kulitku yang sensitif ini, selain itu minyak di kulit wajahku pun terasa lebih terkontrol semenjak pemakaian produk ini. Ternyata hal itu semua berkat kandungan 9 herbal complexes pada cleansing water ini, yaitu witch hazel, basil, sage, lavender, chamomile, rosemary, mint, dan lonicera japonica.


 
Nilai plus lainnya dari cleansing water ini adalah tidak memberikan kesan greasy setelah pemakaian! Menurutku cleansing water ini cocok banget untuk segala jenis kulit apalagi kulit sensitif dan acne-prone seperti aku.

SNP LAB+ Triple Water: Deep Clean Facial Foam
Setelah menghapus make up dengan cleansing water, aku nggak pernah melewatkan step second cleansing. Biasanya aku menggunakan facial foam sebagai second cleanser-ku. Produk Deep Clean Facial Foam ini adalah salah satu facial foam yang cocok banget untuk kuit wajahku karena setelah pemakaian rasanya lembap dan nggak membuat kuitku terasa tertarik.




Masih sama dengan produk sebelumnya, Deep Clean Facial Foam ini hadir dengan perpaduan warna putih biru dengan desain yang nggak membuat mata sakit saat melihatnya. Dengan tutup flip flop seperti facial foam pada umumnya, Deep Clean Facial Foam ini berukuran 150g. A little goes a long way adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan produk ini, karena aku hanya butuh sedikit produk untuk dapat menghasilkan busa yang banyak dan membersihkan seluruh wajah.




Hal yang paling membuat aku suka dan merasa cocok dengan produk ini adalah karena tidak membuat wajahku kering dan terasa tertarik setelah pemakaian, bravo untuk kandungan Narcissus Exctract di dalamnya yang menghidrasi kuit sehingga kulit terasa lembap. Selain melembapkan, Deep Clean Facial Foam ini pun membuat kulitku lebih halus berkat kandungan Papaya Extract dan calming berkat kandungan Witch Hazel.

THE VERDICT
Aku sukaaaaa sekali dengan kedua produk ini karena membuat kulitku bersih dan lembap sekaligus nggak menimbulkan reaksi negatif di kulitku. Temen-temen penasaran nggak, kenapa rangkaian pembersih wajah ini dibeli nama Triple Water? Itu karena kedua produk ini terdiri dari tiga jenis air sebagai bahan utamanya, yaitu Canada Glacier, Hawaii Sea, dan Italy Sparkling Water. Ketiga jenis air itulah yang berperan penting membuat wajahku lembap setelah pemakaian. Untuk teman-teman yang penasaran juga dengan kedua produk #triplewater ini, kalian bisa membelinya di Shopee, Tokopedia, dan Sociolla.




Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Sejak awal produk ini rilis aku udah penasaran dan pingin banget coba, apalagi kalau bukan karna klaimnya yang bagus untuk oily and acne prone skin, tapi sayangnya waktu itu cuma bisa dibeli secara online. Akhirnya kemarin waktu acara Jakarta X Beauty aku kesanpaian juga beli Studio Tropik Balance Priming Water ini walaupun haris desak-desakan dan ngantri hampir satu jam.


Sebelumnya Studio Tropik sudah pernah meluncurkan dua priming water, yaitu Flawless Priming Water yang berwarna pink untuk kulit normal to dry dan Original Priming Water yang berwarna biru untuk kulit normal to oily. Sebelumnya aku udah pernah coba yang Original Priming Water tapi sayangnya dia kurang untuk menahan minyak di wajahku yang emang barbar banget, karena itulah aku penasaran banget sama Balance Priming Water ini.


PRICE AND WHERE TO BUY?
Aku beli produk ini di Jakarta X Beauty dengan harga promo Rp 90.000, tapi harga resminya yaitu Rp 99.000 dan bisa kamu dapatkan melalui website resmi Studio Tropik. Dua produk Flawless dan Original Priming Water dari Studio Tropik bisa dibeli di Centaury tapi sampai saat aku menulis review ini, Balance Priming Water belum tersedia di sana, semoga secepatnya varian yang ini pun bisa didapatkan di Centaury ya.

PACKAGING
Produk ini dikemas dalam botol spray berbahan plastik yang kokoh, desain dan bentuknya masih sama seperti priming water keluaran Studio Tropik yang lainnya dan hanya berbeda warna saja, untuk varian ini warnanya kuning. Spritzer-nya berfungsi dengan baik, sangat lembut dan halus karena menggunakan micro mist technology.




Selain itu, produk ini juga hadir dalam box berwarna senada dengan Alika Islamadina sebagai covernya, gemas! Di box dan botolnnya ini kamu bisa menemukan informasi yang lengkap, seperti ingredients, cara pakai, klaim, dan lain sebagainya. Ada segel yang berbentuk hologram stiker dibagian atas box, jadi produk yang kamu beli terjamin belum pernah dipakai sebelumnya.



Selain botol besar berukuran 150ml ini, terdapat juga botol dengan ukuran travel size yang akan lebih mudah untuk dibawa ke mana-mana.

TEXTURE, COLOR, & SCENT
Teksturnya cair dan warnanya bening seperti air pada umumnya. Tidak ada wangi yang menyengat tapi aku sekilas mencium wangi segar yang nggak bisa aku deskripsikan, tapi wanginya sangat halus dan cepat hilang jadi sama sekali nggak menganggu. Satu hal yang menjadi nilai merah untuk produk ini adalah airnya yang memakan waktu agak lama untuk menyerap pada kulit, baik saat wajah masih bare face atau saat sudah full make up.

 
PERFORMANCE
Balance Priming Water ini mengandung niacinamide dan zinc yang memang baik untuk kulit berminyak dan berjerawat. Familiar dengan kedua bahan tersebut? Aku sangat sangat familiar dengan niacinamide dan zinc karena kedua bahan itu terkandung dalam serum The Ordinary yang ku pakai selama ini. Salah satu alasan aku penasaran dengan produk ini pun karena serum The Ordinary Niacinamide + Zinc yang aku gunakan berhasil menahan minyak di wajahku sampai seharian dan meredakan jerawat di wajahku sekaligus menyamarkan bekasnya, jadi aku berharap produk ini bisa mempunyai performa yang kurang lebih mendekati serum tersebut.

Selain priming water, aku juga menggunakan produk ini sebagai setting spray yang digunakan setelah make up. Kalau aku hanya mengunakan produk ini sebagai priming water, wajahku baru akan berminyak setelah tiga atau empat jam dengan hasil akhir yang sangat matte, selain itu make up jua rasanya lebih nempel. Sedangkan kalau aku sekaligus menggunakannya sebagai setting spray, produk ini bisa menahan minyak sampai lima atau enam jam setelah make up namun dengan hasil akhir make up yang tidak terlalu matte namun make up terlihat lebih menyatu dengan baik.

Tapi sejujurnya produk ini nggak memenuhi ekspektasiku, aku kira produk ini akan bisa menahan minyak sampai seharian namun ternyata performanya kurang lebih mirip dengan Original Priming Water, tapi mungkin itu karena produksi minyak pada wajahku yang berlebih. Tekstur wajahku setelah menggunakan produk ini juga biasa saja, tidak terlihat lebih halus atau pori-pori mengecil.


THE VERDICT
Walaupun aku agak kecewa dengan performanya dalam menahan minyak di wajahku yang barbar ini, tapi aku tetap menyukai priming water ini karena dia bisa membuat make up lebih nempel dan terlihat lebih menyatu pada wajah. Selain itu, produk ini bisa juga menjadi solusi untuk teman-teman yang ragu menggunakan silicon-based primer karena takut menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Studio Tropik Balance Priming Water ini tidak menyebabkan reaksi negatif apapun di wajahku.


Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar
Cleansing merupakan salah satu step skincare yang paling aku suka selain maskeran. Membersihkan wajah setelah seharian beraktivitas, menggunakan make up, dan terpapar polusi selalu terasa menyenangkan. Tentu saja membersihkan wajah nggak cukup dengan satu step saja, perlu lebih dari satu step untuk membuat wajah benar-benar bersih dan siap menerima rangkaian skincare setelahnya. Untuk step cleansing pertama, aku sedang menggunakan Bioderma Sensibio H20 Micellar Water.


Micellar water benar-benar merupakan leveling up untuk step cleansing-ku dan Bioderma Sensibio ini bisa dikatakan salah satu micellar water bagus yang pernah aku coba. Pasti udah banyak yang mendengar atau bahkan mencoba produk ini karena produk ini memang booming sekali di Indonesia. Brand asal Perancis ini adalah pelopor micellar water di dunia, Bioderma telah mengeluarkan produk micellar water-nya sejak tahun 1995.

[Baca juga: Review Garnier Micellar Cleansing Water - Pure Active]
 
PRICE & WHERE TO BUY?
Walaupun micellar water asal Perancis ini booming di Indonesia, sayangnya Bioderma belum membuka toko resminya di Indonesia. Jadi, kita bisa membeli micellar water ini lewat sociolla, online shop atau e-commerce terpercaya lainnya. Harganya sekitar Rp 250.000 untuk ukuran 250ml.


PACKAGING
Packaging micellar water ini berbentuk botol berbahan plastik tebal yang transparan dan dilengkapi dengan tutup model flip berwarna pink. Tutupnya mempunyai segel, jadi kita akan tahu apakah produk ini udah pernah dipakai sebelumnya atau belum. Botolnya agak bulky menurutku dan kurang travel friendly. Micellar water ini nggak dilengkapi dengan box, tapi semua informasi di botolnya pun sudah terhitung lengkap.


TEXTURE & SCENT

Seperti micellar water lainnya, Bioderma Sensibio memiliki tekstur seperti air para umumnya, berwarna bening dan sangat cair. Nggak ada wangi apapun di micellar water ini. Nggak seperti kebanyakan make up remover, micellar water ini nggak bikin perih saat menghapus make up mata, tapi satu yang aku sayangkan airnya terasa pahit waktu aku sedang membersihkan make up di bibir. Nilai plusnya adalah nggak meninggalkan rasa lengket dan greasy setelah pemakaian.


PERFORMANCE
Menghapus make up sehari-hari yang ringan mungkin dibutuhkan dua sampai tiga kapas bolak-balik sampai wajah benar-benar bersih dan nggak tersisa residu make up di kapas. Tapi untuk menghapus make up yang waterproof emang agak susah, bisa dilihat di foto di bawah, lip cream Esqa masih nempel cukup banyak saat sudah 3 kali di-swap.



Overall, Bioderma Sensibio H20 Micellar Water ini bagus khususnya bagi pemilik kulit wajah sensitif. Aku pernah meliput acara Bioderma, narasumbernya mengatakan bahwa micellar water ini sangat aman bagi kulit sensitif sehingga dapat digunakan oleh anak kecil bahkan bayi sekalipun. Untuk performanya sendiri, sejujurnya aku nggak menemukan perbedaannya dengan micellar water yang biasa aku gunakan, dengan harga yang lumayan jauh (micellar water yang biasa aku gunakan harganya sekitar 30 ribu), nggak salah dong kalo aku berekspektasi micellar water ini punya performa yang wow, tapi sayangnya ternyata biasa aja.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Brand The Ordinary yang sempat booming pada tahun 2017 dan 2018 lalu ternyata masih menarik banyak perhatian di tahun 2019 ini. Di awal tahun, akhirnya aku nyobain juga salah satu produk The Ordinary yang kayanya paling hits di Indonesia, apalagi kalau bukan The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%. Banyak yang bilang, serum ini bagus untuk memudarkan bekas jerawat dan mencegah timbulnya jerawat baru.


Sebelum review produknya, aku mau cerita sedikit tentang brand The Ordinary ini. Hal yang aku suka dari brand ini adalah kesederhanaannya, nggak ada tuh gimmick dan klaim-klaim seolah menjanjikan seperti brand lain. Penjelasan produknya ada pada bahan aktif yang terkandung di dalamnya, jadi pembeli dituntut untuk belajar dan mecari tahu sendiri tentang manfaat dari bahan tersebut. Memang sedikit membuat bingung pada awalnya, tapi justru karena itulah pembeli akan jadi paham tentang bahan-bahan yang terkandung di dalam skincare mereka.

Awalnya bingung juga menentukan produk apa yang akan aku beli, tapi setelah baca review-review dan mempelajari tentang kandungan niacinamide dan zinc pada skincare, akhirnya aku membutuskan buat beli Niacinamide 10% + Zinc 1% ini. Sebenarnya niacinamide ini adalah bahan yang umum ditemukan pada kandungan skincare.

Diambil dari website resmi The Ordinary: Niacinamide (Vitamin B3) is indicated to reduce the appearance of skin blemishes and congestion. A high 10% concentration of this vitamin is supported in the formula by zinc salt of pyrrolidone carboxylic acid to balance visible aspects of sebum activity.

Intinya setelah aku baca-baca tentang Niacinamide dan Zinc, kandungan niacinamide bagus untuk mencegah dan mengurangi hiperpigmentasi atau bekas jerawat dan berfungsi baik untuk anti iritasi atau anti peradangan. Sedangkan Zinc baik untuk mengontrol sebum, mengurangi redness, dan mencegah timbulnya jerawat.

Dua hal yang harus digarisbawahi adalah produk ini nggak boleh dipakai bersamaan dengan vitamin C, selain itu hukumnya wajib pakai sunscreen kalau memakai serum ini di pagi hari.

PRICE AND WHERE TO BUY?
Walaupun belum ada store resminya di Indonesia, tapi sekarang membeli produk The Ordinary udah nggak sesusah dulu karena udah banyak yang menjual secara online. Niacinamide 10% + Zinc 1% ini dijual dengan kisaran harga 115ribu – 150ribu. Aku sendiri beli produk ini di Shopee seharga 120ribu.

PACKAGING

Hal yang langsung aku suka dari produk-produk brand The Ordinary adalah packaging-nya yang simple, begitu pula dengan Niacinamide 10% + Zinc 1% ini. Didominasi warna putih, produk ini mempunyai botol berbahan kaca transparan yang tebal dan dilengkapi dengan tutup pipet/dropper. Kacanya cukup kuat soalnya aku pernah nggak sengaja membanting produk ini dan botolnya nggak pecah atau retak sama sekali, jadi cukup aman kalau dibawa traveling.
 


Selain itu, produk ini pun datang dengan box simple berwarna putih yang memiliki tektur unik karena ketika disentuh rasanya seperti beludru. Di kemasannya terdapat beberapa informasi seperti PAO (Period After Opening), ingredients, cara pemakaian, dan sedikit informasi tentang bahan aktif yang terkandung di produk ini.




Satu yang kurang aku suka dari kemasannya adalah tidak bersegel, baik di box maupun di botolnya. Jadi, kita nggak tahu apakah produk ini udah pernah dibuka sebelumnya atau belum.

TEXTURE & SCENT
Serum ini mempunyai tekstur seperti gel yang agak cair dan sedikit thick, tapi setelah diaplikasikan ternyata gampang untuk diratakan dan cepat meresap tanpa meninggalkan kesan lengket. Produk ini nggak berbau dan nggak berwarna. Banyak orang yang bilang kalau produk ini agak susah untuk di-layer dengan produk lain, tapi aku nggak ngerasain itu karena di aku produk ini baik-baik aja pas di-layer dengan skincare selanjutnya.


THE VERDICT
Setelah pemakaian, efek yang langsung terasa adalah kulit jadi matte, halus banget, dan rasanya kayak beludru. To be honest, I love the after effect so much. Efek jangka pendeknya adalah wajah jadi nggak berminyak seharian. Tipe kulit aku yang berminyak ini biasanya bikin wajah aku cepet banget berminyaknya, tapi setelah pakai ini, bahkan sampai sore pun wajahku belum berminyak.

Aku pakai serum ini tiap pagi dan malam, sebanyak 3 – 4 tetes, selama kurang lebih dua bulan. Selain mengontrol minyak di wajah, hal lainnya yang aku notice adalah tiap ada jerawat pasti nggak meninggalkan bekas, tentu aja karena kandungan Niacinamide-nya yang dapat mencegah dan mengurangi hiperpigmentasi.


Untuk menghilangkan bekas jerawat lama, aku belum melihat kinerjanya sih soalnya aku merasa bekas jerawatku yang udah lama belum ada perubahan selama pemakaian serum ini. Tapi, untuk bekas jerawat yang masih tergolong baru, serum ini lumayan ampuh untuk memudarkannya. Selain bekas jerawat baru, serum ini juga ampuh untuk menghilangkan redness, redness-ku udah mulai memudar setelah pemakaian selama seminggu.

Hal yang bikin aku lumayan kecewa dengan produk ini adalah nggak berhasil mencegah timbulnya jerawat di wajahku, karena selama pemakaian serum ini, jerawat tetep datang dan pergi.

Overall,
aku rasa orang-orang dengan tipe kulit berminyak bakal suka banget sama serum ini karena bisa mengontrol  dan mengurangi minyak di wajah tanpa bikin wajah menjadi kering! Serum ini juga lumayan ampuh untuk mengurangi redness dan bekas jerawat baru.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Maskeran adalah step skincare favorite-ku. Bahkan aku adalah penganut paham maskeran tiap hari saking sukanya pakai masker, tentunya dengan jenis dan fungsi masker yang berbeda tiap harinya ya. Karena masih berusaha melawan breakout, akhir-akhir ini aku lagi suka pakai masker Sensatia Botanicals Acne Clarifying Charcoal Mask untuk membantu mengeringkan jerawat dan mengangkat kotoran secara mendalam.

PRICE AND WHERE TO BUY?
Aku beli masker ini seharga Rp 120.000, masih tergolong affordable untuk masker berukuran 60ml. Belinya di store Sensatia Botanicals Kota Kasablanka yang kebetulan waktu itu baru banget buka beberapa hari sebelumnya. Sekarang store Sensatia Botanicals udah ada 3 di Jakarta, yaitu di Kota Kasablanka, Lotte Shopping Avenue, dan Pondok Indah Mall I, jadi nggak perlu jauh-jauh ke Bali untuk mengunjungi store-nya. Selain beli langsung di toko, Sensatia Botanicals juga bisa dibeli melalui website-nya.




PACKAGING
Ini adalah packaging baru dari Sensatia Botanicals. Aku nggak tahu apakah mereka re-branding atau cuma ganti packaging, tapi seingetku dulu untuk range ini berwarna hitam dengan packaging tube. Jujur aku lebih suka packaging yang dulu, walaupun kemasan yang baru ini lebih handy dan travel friendly, tapi waktu pertama kali dibuka maskernya tuh bleber banyak banget dan tumpah-tumpah, jadi saranku untuk yang mau buka masker ini adalah bolonginnya pelan dan kecil aja. Selain itu, aku juga kurang suka packaging model kaya gini yang bentuk kemasannya mengikuti isi di dalamnya.





Di kemasan dan box-nya terdapat beberapa informasi yang lumayan lengkap seperti ingredients, cara pakai, exp. date, PAO, dan klaimnya.

[Baca juga: Innisfree Super Volcanic Pore Clay Mask]


TEXTURE & SCENT
Tekstur masker ini seperti pasta yang agak cair, tapi justru karena teksturnya seperti itu masker ini jadi mudah sekali untuk diaplikasikan dan dibaurkan sampai rata menggunakan tangan atau kuas. Warnanya abu tua dan ketika kering warnanya akan berubah jadi abu muda kebiruan. Masker ini bisa dibilang cepat banget keringnya, bahkan ketika masih mengaplikasikan masker, titik yang pertama kali diaplikasikan pasti udah kering.


Wanginya sendiri seperti wangi mint dan sangat samar jadi nggak menganggu sama sekali. Banyak yang bilang matanya terasa perih bahkan ada yang sampai keluar air mata saat pakai masker ini di daerah dekat mata, mungkin karena kandungan papermintnya, tapi aku nggak ngerasain itu.

[Baca juga: The Body Shop Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask]

THE VERDICT
Masker ini bisa mencegah timbulnya jerwat, jadi kalau udah ada tanda-tanda bakal muncul jerawat aku biasanya langsung pakai ini dan jerawatnya nggak jadi tumbuh. Dia juga nggak bikin kering dan nggak terlalu narik kaya The Body Shop
Charcoal Purifying Glow Mask, dan performanya juga nggak se-wah masker dari TBS itu, untuk mengontrol minyak masih biasa aja. Tapi untuk membersihkan dan mengangkat kulit mati, masker ini oke sih, soalnya setiap pemakaian kulit jadi kerasa bersih dan lembut banget!





Share
Tweet
Pin
Share
4 komentar
Older Posts

About me

About me
Happy to share anything interesting.

You can reach me on sdprawita@yahoo.com and share anything with me!

Catch Up

Search

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  October (1)
      • Review Benefit Cosmetics Wanderful World Blush sha...
  • ►  2021 (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (5)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2019 (19)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2018 (9)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
  • ►  2017 (17)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  February (2)
  • ►  2016 (17)
    • ►  December (1)
    • ►  November (5)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)

Popular Posts

  • Review Zara Oriental & Fruity Eau de Toilette
  • Review Hada Labo Tamagohada Mild Peeling AHA/BHA Make Up Remover + Face Wash
  • Review Wardah EyeXpert Eye Makeup Remover
  • Review Revlon Ultra HD Matte Lipcolor: 655 Kisses

Total Pageviews

Amazing People

Part of

Blogger Perempuan
BEAUTIESQUAD

Created with by BeautyTemplates