• Home
  • About
  • Beauty
    • Makeup
    • Skincare
    • Fragrance
  • Food&Place
  • Random Talk
Copyright © FIRADWIP'S JOURNAL. Powered by Blogger.

FIRADWIP

instagram twitter pinterest google

Base makeup dengan hasil akhir matte sudah menjadi sahabatku sejak pertama mengenal makeup saat kuliah dulu. Tipe kulitku yang berminyak membuat aku nggak bias berpaling dari makeup dengan hasil akhir matte. Salah satu produk matte yang aku coba baru-baru ini adalah cushion keluaran Moonshot, dan setelah aku mencobnya, cuhion ini segera aku nobatkan sebagai cushion terbaik yang pernah aku coba! Tak hanya cushion-nya, aku pun jatuh cinta dengan lip cream-nya yang memiliki warna cantik. Karena itu, pada blogpost kali ini aku akan membahas tentang Moonshot Micro Settingfit Cushion 301 dan Cream Paint Tintfit 505.



MOONSHOT MICRO SETTINGFIT CUSHION 301

Packaging

Sepertinya untuk hal ini nggak perlu dijelaskan lebih lanjut ya, hanya dengan melihat sekilas aja udah kelihatan banget kalau packaging ini cantik sekali! Aku sampai nggak sampai hati menyimpan cushion ini di dalam makeup pouch, karena takut merusak packaging-nya yang menggemaskan.








Siapa sih yang nggak jatuh cinta sama packaging cushion satu ini? Dengan efek hologram yang dapat berubah warna saat terkena cahaya, sepertinya hampir semua orang akan menyukai packaging eye catchy dari cushion satu ini.





Selain itu, produk ini hadir dalam box yang nggak kalah cantik. Bertemakan galaxy dengan dominasi warna biru dan hitam. Sayangnya, tulisan-tulisan dalam box-nya sebagian besar menggunakan aksara Korea yang tentu saja nggak aku pahami.




Sama seperti cushion pada umumnya, produk ini dilengkapi oleh kaca yang lumayan besar dan puff yang mempunyai bentuk teardrop dengan pointed pada bagian atas untuk menjangkau area-area sudut pada wajah. Sayangnya (lagi) salah satu sisi puff-nya berwarna putih yang tentunya akan cepat terlihat kotor.


Formula & Texture

Hal pertama yang aku rasakan sesaat setelah mengaplikasikan cushion ini adalah teksturnya yang sangat ringan, terasa seperti nggak memakai apapun pada wajah dan nggak meninggalkan kesan lengket sama sekali.  Walaupun memiliki finish matte, tapi cushion ini nggak membuat kulitku menjadi kering, justru aku merasakan sensasi lembap saat menggunakan produk ini. Formulanya pun cepat nge-set dan blendable sekali, membuat kita nggak perlu mengeluarkan banyak tenaga saat mengaplikasikan dan meratakan produk ini pada wajah.

Produk ini diklaim mempunyai 3 functional effect, yaitu brightening, anti-aging, dan UV protection dengan SPF 50+ PA+++. Satu yang perlu diingat, walaupun cushion ini memiliki kandungan SPF yang cukup tinggi, tapi jangan lupa tetap mengaplikasikan sunscreen ya, karena SPF pada makeup saja nggak akan cukup untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari. Ada satu hal minus yang menurutku cukup menganggu dari cushion ini, yaitu dia memiliki aroma floral yang cukup menyengat untukku, jujur saja hal ini cukup menganggu karena aromanya yang lumayan tajam.




Coverage & Staying Power

Coverage-nya bisa dibilang medium, satu layer cukup untuk dipakai berkegiatan sehari-hari, tapi kamu bisa menambahkan beberapa layer untuk coverage yang lebih tinggi. Formulanya yang buildable membuat kamu bisa menambah layer tanpa terlihat dempul. Staying power-nya dapat diacungi dua jempol! Dipakai panas-panasan, teksturnya sama sekali nggak meleleh. Cushion ini dapat bertahan 5 sampai 6 jam di lokasi outdoor sekali pun. Oke banget, kan? Oil control-nya pun nggak kalah bagus, walaupun setelah beberapa jam pemakaian akan mulai terlihat minyak pada wajah, tapi entah kenapa hal tersebut justru membuat kulit terlihat seperti glowing natural.




Shade

Moonshot Micro Settingfit Cushion memiliki 3 pilihan warna, yaitu 101 ivory (bright color tone), 201 beige (natural color tone), dan 301 honey (calm color tone). Menimbang produk ini berasal dari Korea, aku tentu saja memilih warna yang paling gelap, yaitu 301 honey.  Kalau dibandingkan dengan dua shade lainnya, shade 301 ini terlihat memiliki hint yellow yang paling kuat. Tapi setelah diaplikasikan pada wajah, ternyata warnanya nggak telalu kuning dan malah pas banget untuk kulitku! Sejauh ini, shade 301 honey dari cuhion Moonshot ini lah warna yang paling masuk di kulitku dibanding warna cushion-cushion lain yang pernah aku coba. Setelah beberapa jam pemakaian, cushion ini nggak mengalami oksidasi pada kulit wajahku, jadi warnanya tetap seperti warna yang muncul pada pertama kali pengaplikasian.


CREAM PAINT TINTFIT 505

Packaging

Masih sama dengan produk sebelumnya, lip cream keluaran Moonshot ini hadir dalam kemasan box bertemakan galaxy dan outerspace, namun bedanya box kali ini didominasi warna-warna lembut dari biru dan merah muda.





Tube dari produknya sendiri berwarna hitam dengan gradasi transparan di bawahnya yang membuat kita dapat melihat warna asli dari produk ini. Aplikatornya standar lip cream kebanyakan, yaitu berbentuk doe-foot dengan gagang kokoh yang ukurannya pas, tidak terlalu panjang atau terlalu pendek.




Texture, Pigmentation, & Staying Power

Formulanya bisa terbilang agak cair dibandingkan lip cream pada umumnya tapi walaupun begitu, produk ini cukup cepat untuk set di bibir. Finish-nya adalah velvety matte yang nggak membuat bibir terasa kering. Produk ini pun nggak dapat dibilang ringan pada bibir, karena ketika memakainya, aku tetap merasa kalau aku menggunakan sesuatu pada bibirku, tapi tidak terasa berat pada bibir juga.




Pigmentasinya medium, perlu beberapa kali ulas untuk benar-benar menutupi warna bibirku yang agak gelap. Staying power-nya bagus! Produk ini transferpoof dan akan bertahan sekitar 5 jam kalau kita nggak makan makanan berat. Dia nggak akan cepat hilang kalau kita makan makanan yang ringan, tapi kalau makanan berminyak akan beda lagi ceritanya.




Swatch

Warna burnt orange adalah salah satu comfort color-ku, jadi nggak usah diragukan lagi kalau aku menyukai shade 505 orange caramel ini. Shade 505 orange caramel ini dideskripsikan sebagai brown orange like a vintage album. Sayangnya, semua shade yang dimiliki Moonshot Cream Paint Tintfit ini memang terlihat agak vibrant setelah diaplikasikan pada bibir, begitu pula dengan shade 505 orange caramel ini.





Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Sekarang sudah memasuki pertengahan bulan keempat tahun ini dan ini adalah tulisan pertamaku di blog pada tahun 2020. Bye salah satu resolusi 2020 yang rencananya akan kembali rajin nulis dan mengurus blog ini! Anyway, di tahun 2020 brand kecantikan lokal makin banyak yang berinovasi, ya, bahkan sudah banyak menurutku yang mempunyai kualitas setara dengan brand luar. Salah satu local beauty brand yang akhir-akhir ini menarik perhatianku adalah, Mad for Makeup. Sebenarnya sudah lama sekali aku tahu brand ini, tapi produk-produknya belum ada yang menarik hatiku sampai belum lama ini mereka mengeluarkan star-shaped pimple patch yang gemassss sekali dan langsung mendapatkan perhatianku dalam sekali lihat!



Eits, sayangnya post kali ini nggak membahas produk tersebut ya. Aku membeli star-shaped pimple patch tersebut bersama dengan bamboo cotton pad dan lipstick-nya yang bernama effortless. Nah, Mad for Makeup Effortless 3-in-1 Velvet Multi Lipblush ini lah yang bikin aku jatuh cinta banget. Terutama karena warnanya yang membuat aku akhirnya menemukan warna yang selama ini aku cari-cari!

PRICE AND WHERE TO BUY?
Effortless lipblush ini dijual dengan harga Rp99.000 dan bisa kamu beli melalui official shop-nya Mad di Shopee. Kemarin kebetulan saat aku membelinya sedang ada diskon, jadi aku mendapatkan effortless ini seharga Rp59.000.

PACKAGING
Salah satu hal yang membuat Mad for Makeup banyak digandrungi adalah karena packaging-nya yang bisa digunakan sebagai tempat menyimpan makeup, jadi nggak dibuang begitu saja! Efforless lipblush hadir dalam kemasan karton berwara pink dan tulisan effortless berwarna maroon. Sama sekali nggak berisik dan bikin gemas!



Lipblush-nya sendiri hadir dalam bentuk pensil berbahan kayu yang warnanya disesuaikan dengan shade lipblush-nya. Kali ini aku memilih shade Gallant, yaitu brick red yang cantiiiiiiik banget! Nggak hanya itu, produk ini juga dilengkapi dengan serutan gratis yang ada di dalam packaging kardusnya, jadi kamu nggak perlu bingung kalau lipblush-nya sudah tumpul.




TEXTURE, PIGMENTATION, & STAYING POWER
Sebelum aku membeli produk ini, aku cukup ragu, soalnya kalau hanya dilihat dari gambar, kok kelihatannya produk ini punya tekstur yang keras dan nggak nyaman saat diapliasikan, ya? Ternyata, salah besar, saudara-saudara! Lipblush ini punya tekstur yang creamy banget and this product glides smoothly on my lips! Saking creamy-nya, saat diaplikasikan mudah dan lembut banget kaya mentega! Seperti namanya, lipblush ini mempunyai finish velvet matte yang rasanya ringan pada bibir.


Pigmentasinya juga juara, sekali ulas warnanya langsung keluar sesuai dengan warna yang ada di produknya. Staying power-nya biasa aja, sih, apalagi lipblush ini nggak transferproof jadi sekalinya makan, apalagi makanan berminyak, langsung bubar jalan! Sayangnya lagi, dia nggak meninggalkan stain pada bibir. Saat effortless ini diaplikasikan sebagai blush dan eyeshadow pun performanya nggak kalah dengan saat diapliasikan pada bibir, produk ini mudah untuk di-blend dan nggak menggumpal pada kulit.

Satu yang aku kurang suka (malah jadi poin minus banget di mata aku!) adalah aroma kayunya strooooong banget! Sebenarnya produk ini nggak ada aromanya sama sekali, tapi aroma kayu dari kemasannya sangat kuat dan kadang bikin aku sedikit pusing.


SWATCH
Awalnya aku agak galau memilih antara shade Gallant (brick red) atau shade Sage (deep mauve), tapi karena akhir-akhir ini aku lagi suka banget sama warna brick-terracotta-ish makannya akhirnya aku memilih shade Gallant dan ternyata aku nggak salah pilih karena aku suka banget banget sama shade ini! Warnanya brick red dengan hint coklat yang lumayan kenceng menurutku. Warnanya juga nggak berubah ketika diaplikasikan, baik jadi lipstick, blush, atau eyeshadow.

THE VERDICT
Overall, aku suka banget sama Mad for Makeup Effortless 3-in-1 Velvet Lipblush ini. Teksturnya creamy tapi nggak lembek yang membuat produk ini nggak cepat tumpul. Hal yang paling bikin aku jatuh cinta tentunya warna dari shade Gallant ini. Namun sayangnya, aroma kayu dari packaging-nya cukup menganggu, apalagi untuk kamu yang sensitif terhadap aroma.





Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar

Dunia per-lipstik-an memang lagi naik daun belakangan ini, seakan setiap brand kosmetik berlomba-lomba mengeluarkan produk pewarna bibir terbaik versinya. Mulai dari lipstick konvensional sampai liquid lipstick yang sedang menjadi idola banyak orang sekarang. Belum lama ini, L’Oreal mengeluarkan produk liquid lipstick terbarunya, yaitu L’Oreal Rouge Signature Matte Color Ink. Terdiri dari 10 warna (yang masuk ke Indonesia), liquid lipstick ini mempunyai klaim sebagai lipstick yang tahan lama, ringan, dan melembapkan walaupun dengan hasil akhir matte. Sesuai nggak ya, performa dengan klaimnya?

PRICE AND WHERE TO BUY?
Aku mendapatkan lipstick ini dari teman kantorku. Tapi, teman-teman bisa menemukan lipstick ini di store L’Oreal, Guardian, Watsons, atau Sociolla dengan harga Rp150.000.



PACKAGING
Aku suka sekali dengan packaging-nya! Dia datang dilengkapi dengan box berwarna hitam dan aksen tulisan berwarna gold yang membuatnya terlihat simpel dan elegan, nggak hanya itu, kemasan lipstick-nya pun terlihat “mahal” dengan tube dove panjang yang meruncing di bagian bawah, tutupnya berwarna hitam dan lagi-lagi dihias dengan plat pipih berwarna gold. Aplikatornya tipis dan meruncing di ujungn (waterdrop doe-foot), membuatnya mudah untuk diaplikasikan pada bibir.


TEXTURE, PIGMENTATION, & STAYING POWER
Tak seperti liquid lipstick pada umumnya yang bertekstur creamy, liquid lipstick dari L’Oreal ini mempunyai tekstur yang agak cair mirip lip tint. Nggak hanya teksturnya saja, lipstick ini juga meninggalkan stain di bibir seperti lip tint pada umumnya. Setelah diaplikasikan pada bibir, rasanya ringan sekali seperti nggak memakai lipstick dan cepat menyerap pada bibir hingga akhirnya meninggalkan stain.


Untuk shade yang aku punya, yaitu 124 I EMBRACE, pigmentasinya sangat baik. Sekali ulas warnanya langsung keluar, intensitas warnanya bisa disesuaikan dengan keinginan masing-masing dan bisa di-build berlayer-layer. Dengan teksturnya yang cair dan ringan serta finish yang matte, sayangnya staying power-nya nggak terlalu “wow” apalagi dia nggak transferproof, tapi walaupun begitu, stain yang tersisa di bibir bertahan cukup lama.


SWATCH
Aku berkesempatan mencoba shade 124 I EMBRACE yang merupakan warna soft peachy nude dengan hint coral.


OVERALL
Menurutku L'Oreal Rouge Signature Matte Color Ink ini sangat cocok untuk dipakai sehari-hari, karena teksturnya yang ringan dan nggak membuat bibir kering walaupun mempunyai finish matte sehingga pemakaiannya terasa nyaman. Selain itu walaupun nggak transferproof, liquid lipstick ini meninggalkan stain yang bertahan lama di bibir dan awet hampir seharian.


 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Sebagai orang yang gampang banget jerawatan, membersihkan wajah adalah step paling penting dalam rutinitas perawatan kulitku. Soalnya kalau wajah nggak bersih dikit, jerawat yang muncul langsung gerombolan. Selain itu, memilih pembersih wajah yang cocok buat kulitku juga nggak kalah pentingnya, soalnya kulit wajahku ini nggak bisa banget kena bahan-bahan yang keras, makannya aku paling cocok sama pembersih wajah yang berbahan dasar air karena ringan banget dan nyaman dipakainya. Akhir-akhir ini aku lagi nyobain SNP LAB+ Triple Water Series yang terdiri dari One Step Cleansing Water dan Deep Clean Facial Foam.


SNP LAB+ Triple Water: One Step Cleansing Water
Produk ini datang dengan kemasan botol ukuran 250ml berbahan plastik tebal dan box berwarna senada yaitu putih dan biru, plus design-nya yang simpel dan nggak berisik. Walaupun tulisan di kemasannya menggunakan huruf luar, tapi ada stiker yang ditempel yang memberikan informasi lengkap tentang produk ini.




One Step Cleansing Water ini adalah first cleanser yang digunakan untuk menghapus make up. Produk ini tidak memberikan klaim untuk menghapus make up dalam sekali ulas, tetapi lebih menjanjikan penggunanya untuk memberikan hasil yang melembapkan, menenangkan kulit, dan merawat minyak berlebih. Dan ternyata itu terbukti padaku! After effect penggunaan produk ini adalah kulitku terasa lebih lembap dan calming di kulitku yang sensitif ini, selain itu minyak di kulit wajahku pun terasa lebih terkontrol semenjak pemakaian produk ini. Ternyata hal itu semua berkat kandungan 9 herbal complexes pada cleansing water ini, yaitu witch hazel, basil, sage, lavender, chamomile, rosemary, mint, dan lonicera japonica.


 
Nilai plus lainnya dari cleansing water ini adalah tidak memberikan kesan greasy setelah pemakaian! Menurutku cleansing water ini cocok banget untuk segala jenis kulit apalagi kulit sensitif dan acne-prone seperti aku.

SNP LAB+ Triple Water: Deep Clean Facial Foam
Setelah menghapus make up dengan cleansing water, aku nggak pernah melewatkan step second cleansing. Biasanya aku menggunakan facial foam sebagai second cleanser-ku. Produk Deep Clean Facial Foam ini adalah salah satu facial foam yang cocok banget untuk kuit wajahku karena setelah pemakaian rasanya lembap dan nggak membuat kuitku terasa tertarik.




Masih sama dengan produk sebelumnya, Deep Clean Facial Foam ini hadir dengan perpaduan warna putih biru dengan desain yang nggak membuat mata sakit saat melihatnya. Dengan tutup flip flop seperti facial foam pada umumnya, Deep Clean Facial Foam ini berukuran 150g. A little goes a long way adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan produk ini, karena aku hanya butuh sedikit produk untuk dapat menghasilkan busa yang banyak dan membersihkan seluruh wajah.




Hal yang paling membuat aku suka dan merasa cocok dengan produk ini adalah karena tidak membuat wajahku kering dan terasa tertarik setelah pemakaian, bravo untuk kandungan Narcissus Exctract di dalamnya yang menghidrasi kuit sehingga kulit terasa lembap. Selain melembapkan, Deep Clean Facial Foam ini pun membuat kulitku lebih halus berkat kandungan Papaya Extract dan calming berkat kandungan Witch Hazel.

THE VERDICT
Aku sukaaaaa sekali dengan kedua produk ini karena membuat kulitku bersih dan lembap sekaligus nggak menimbulkan reaksi negatif di kulitku. Temen-temen penasaran nggak, kenapa rangkaian pembersih wajah ini dibeli nama Triple Water? Itu karena kedua produk ini terdiri dari tiga jenis air sebagai bahan utamanya, yaitu Canada Glacier, Hawaii Sea, dan Italy Sparkling Water. Ketiga jenis air itulah yang berperan penting membuat wajahku lembap setelah pemakaian. Untuk teman-teman yang penasaran juga dengan kedua produk #triplewater ini, kalian bisa membelinya di Shopee, Tokopedia, dan Sociolla.




Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Aku sebenarnya picky eater, banyak makanan yang aku kurang suka, termasuk beberapa jenis sayuran. Walaupun dari dulu udah berusaha menyukai sayur, dari dipaksa sampai kemauan diri sendiri, aku tetep saja nggak bisa memaksakan menyukai beberapa jenis sayur yang di lidahku rasanya hambar. Belum lama ini aku mengunjungi Fedwell Restaurant di Citywalk Sudirman. Restoran yang mengusung prinsip sehat tapi enak ini baru membuka cabangnya di sini setelah restoran pertamanya di derah Senopati. Hmm, not bad lah ya untuk aku yang nggak terlalu suka sayur.



Cabang pertama dari Fedwell ini terletak di Citywalk Sudirman, kamu hanya perlu masuk lewat lobby utama (west lobby) dan mata kamu pasti langsung akan tertuju pada tempat ini. Fedwell sangat menarik perhatian karena berbeda dari tempat-tempat di sekitarnya, Fedwell memiliki nuansa berwarna pink pastel yang sangat eye catching dan menarik perhatian.



Cara order di sini adalah kita diberi kertas dan pensil lalu mengisinya sesuai apa yang kita mau, kita bisa memilih dua jenis menu yaitu Signature Bowl yang merupakan menu yang telah disediakan oleh Fedwell, dan Do-It-Yourself Bowl di mana kita bisa memilih bahan-bahan sesuai selera kita. Untuk signature bowl, range harganya berkisar IDR 75k sampai 95k, serta untuk do-it-yourself bowl ada dua harga berdasarkan size-nya yaitu regular IDR 75k dan hugry IDR 95k, perbedaan di antara kedua size itu adalah untuk regular terdapat satu protein dan terdapat dua protein untuk size hungry.




Aku memilih do-it-yourself bowl karena penasaran dan ingin bereksperimen dengan bahan-bahan yang aku inginkan. Di menu kita kita dapat memilih base, protein, topping, dressing, dan crunch sesuai keinginan kita. Nggak perlu kebingungan saat memilih, karena kita bisa melihat bahan-bahannya pada food bar dan diperbolehkan mencoba dressing-nya terlebih dahulu.

Setelah kebingungan yang panjang, akhirnya aku menjatuhkan pilihanku pada quinoa brown rice untuk base, salmon steak untuk protein, savoury granola untuk crunch, edamame, kale slaw, dan ratatouille untuk topping, serta matah relish untuk dressing. Beginilah tampilan do-it-yourself bowl-ku berdasarkan bahan-bahan yang aku pilih! Walaupun tampilannya kurang kece, tapi rasanya lumayan kok, masuk di lidahku yang terkadang anti dengan sayuran ini. Untuk minuman aku memilih matcha soy latte sehagra IDR 35k yang aku kira akan fail, but turns out enak banget!



Overall, menurutku Fedwell adalah tempat yang cocok untuk didatangi kalau kamu sudah merasa terlalu banyak makan-makanan tidak sehat, atau kamu sedang diet dan merasa perlu makan sehat tapi enak.


Fedwell Restaurant
Citywalk Sudirman, Jakarta
Opening hours: 10am – 10pm
Wifi: yes        |       Electric plug: yes


Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Newer Posts
Older Posts

About me

About me
Happy to share anything interesting.

You can reach me on sdprawita@yahoo.com and share anything with me!

Catch Up

Search

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  October (1)
      • Review Benefit Cosmetics Wanderful World Blush sha...
  • ►  2021 (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (5)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2019 (19)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2018 (9)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
  • ►  2017 (17)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  February (2)
  • ►  2016 (17)
    • ►  December (1)
    • ►  November (5)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)

Popular Posts

  • Review Zara Oriental & Fruity Eau de Toilette
  • Review Hada Labo Tamagohada Mild Peeling AHA/BHA Make Up Remover + Face Wash
  • Review Wardah EyeXpert Eye Makeup Remover
  • Review Revlon Ultra HD Matte Lipcolor: 655 Kisses

Total Pageviews

Amazing People

Part of

Blogger Perempuan
BEAUTIESQUAD

Created with by BeautyTemplates