• Home
  • About
  • Beauty
    • Makeup
    • Skincare
    • Fragrance
  • Food&Place
  • Random Talk
Copyright © FIRADWIP'S JOURNAL. Powered by Blogger.

FIRADWIP

instagram twitter pinterest google



I can’t believe this is my first blog post in 2022 and it’s literally OCTOBER! Huhu so sorry I’ve been MIA for a super long time, but the good news is I’m back! Hopefully, aku akan lebih konsisten dan rajin nulis di sini lagi.


Merayakan blog post pertamaku di 2022 ini, aku akan membahas blush favoritku akhir-akhir ini. Kalau biasanya aku adalah tim cream blush, nah akhir-akhir ini aku lagi suka banget sama powder blush. Pertama kali swatch Benefit Cosmetics Wanderful World Blush shade Terra aku langsung jatuh cinta!


PRICE AND WHERE TO BUY

Sebenernya aku dapat blush ini dari PR package yang Benefit kirimkan untuk kantorku, tapi setelah aku cari tahu, Benefir Wanderful World Blush ini bisa dibeli di Benefit Stores, Lazada, Zalora, Sephora, dan Sociolla seharga Rp510.000.




PACKAGING

Packaging-nya memang khas Benefit banget ya, siapa yang setuju? Sekilas lihat juga sudah pasti langsung kepikiran kalau produk ini punya Benefit. Berbentuk box dilengkapi dengan kaca di dalamnya dan punya kombinasi warna senada dengan shade blush-nya. Di kemasannya terdapat beberapa informasi penting seperti expired date, PAO, dan ingredients. Walaupun memang terbilang cukup bulky, apalagi kalau dimasukan ke dalam makeup pouch, but personaly I really like this packaging!



SHADE

Aku memang suka banget makeup dengan warna-warna seperti ini, mulai dari blush, lipstick, sampai eyeshadow. Kalau blush, shade Terra ini mengingatkan aku dengan cream blush favorit aku yaitu Rollover Reaction Haloblush shade Chai yang selama ini aku gunakan untuk daily blush.


[Baca Juga: Rollover Reaction Haloblush Coloring Stick Shade Chai]


Benefit Cosmetics Wanderful World Blush sebenarnya punya 11 shade yang dibagi menjadi 4 kategori, yaitu Sweet Pinks, Bright Peaches & Corals, Everyday Neutrals, dan Rich Berries. Shade Terra yang merupakan warna golden brick-red termasuk dalam kategori Rich Berries. Shade ini punya golden shimmer yang keliatan cantik banget dan nggak too much.

Kalau melihat warnanya saat masih di dalam kemasan rasanya mengintimidasi sekali ya, tapi nggak perlu khawatir karena sebenarnya kalau sudah diaplikasikan, warnanya nggak se-intense itu, kok! Satu hal yang membuat aku super jatuh cinta sama shade ini adalah warnanya yang cocok banget untuk kulit sawo matang.




TEXTURE & FORMULA

Produk ini punya klaim “silky-soft, buildable, blendable blush that feels ultrafine and weightless”, dan ternyata klaimnya beneran terasa untukku! Tekstur powder-nya lembut, silky, dan mudah untuk di-blend. Saat sudah diaplikasikan pada kulit pun rasanya lightweight dan yang terpenting warnanya super buildable tanpa terkesan patchy! Jadi, kalau kamu takut langsung pakai dalam intensitas yang tinggi, kamu bisa aplikasikan sedikit demi sedikit dulu sampai intensitas warna yang kamu inginkan. Fall out-nya dikit banget bahkan hampir nggak ada sama sekali. Yang perlu digarisbawahi adalah blush ini punya aroma floral yang cukup noticeable, walaupun memang aromanya nggak terlalu strong dan akan hilang ketika telah diaplikasikan pada kulit.


PIGMENTATION & STAYING POWER

Pigmentasinya bener-bener strong! Definisi a little goes a long way, jadi memang lebih baik pakainya sedikit demi sedikit karena seperti yang sudah dibahas sebelumnya kalau blush ini buildable dan nggak bikin patchy. Staying power-nya pun oke, blush ini memang punya klaim sweat-proof dan smudge-proof. Saat dipakai makin lama dan terkena minyak di wajah justru membuat warnanya terlihat makin natural serta menyatu dengan base makeup.


THE VERDICT

Aku yang biasanya lebih suka cream blush dan kurang suka blush shimmery bisa dibuat jatuh cinta oleh Benefit Cosmetics Wanderful World Blush shade Terra ini! Nggak hanya untuk daily, blush ini juga bisa banget dipakai untuk acara-acara yang memerlukan tampilan bold. Walaupun harganya nggak bisa dibilang murah, tapi worth banget apalagi sepertinya blush ini akan awet karena formulanya yang a little goes a long way jadi nggak perlu pakai banyak-banyak.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
 
Dari sekian banyak makeup lokal yang aku gunakan, foundation adalah satu-satunya produk makeup yang belum pernah aku coba versi lokalnya. Sebenarnya sudah banyak foundation lokal yang menarik perhatianku, tapi karena aku jarang memakai foundation, jadi aku belum merasa butuh untuk membeli foundation baru. Beruntungnya, salah satu teman kantorku memberiku shade terbaru dari Dear Me Beauty Airy Poreless Fluid Foundation (thank you, Fia!). Senang sekali akhirnya bisa mencoba salah satu foundation dari brand lokal!


PRICE AND WHERE TO BUY
Produk-produk dari Dear Me Beauty termasuk foundation-nya ini menurutku gampang ditemukan, official store-nya ada di Shopee, Tokopedia, dan Sociolla. Kamu bisa membeli foundation lokal ini dengan harga Rp179.000.



PACKAGING
Aku suka banget sama warna produk-produknya Dear Me Beauty! Termasuk foundation ini yang dibalut dengan warna beige-nude. Foundation ini dikemas dalam tube semi transparan yang memudahkan kita untuk melihat isinya, bentuknya slim dan nggak bulky sama sekali, sayangnya dia terasa sedikit ringkih ketika dipegang. Aplikatornya berbentuk pump yang mempunyai ukuran pas, nggak terlalu besar dan nggak terlalu kecil. Foundation ini juga datang dengan box berwarna senada. Di boxnya terdapat beberapa informasi seperti ingredients, claim, nama shade, dan exp. date.


 

SHADE
Belum lama ini, Dear Me Beauty baru saja mengeluarkan beberapa shade foundation baru. Kini totalnya menjadi 15 shades yang dibagi menjadi 3 kategori untuk undertone neutral, cool, dan warm. Shade yang aku punya adalah W00 Golden Porcelain. Saat di-swatch ke tangan agak kaget karena warnanya sedikit jomplang dengan tanganku, namun setelah dicoba langsung pada wajah ternyata masih masuk skin tone-ku. Mungkin satu tingkat di atas tone kulitku, namun masih terbilang aman dan bisa di-tone down menggunakan bronzer.

 


TEXTURE & FORMULA
Dear Me Beauty Airy Poreless Fluid Foundation ini memiliki tekstur yang creamy dan sedikit liquidy, teksturnya membuat foundation ini mudah dibaurkan pada wajah. Dia juga bisa banget dipakai berlayer-layer tanpa membuat tampilan terlihat dempul dan rasanya tetap ringan di wajah. Diklaim mempunyai formula non comedogenic dan merupakan hybrid skincare-foundation, produk ini juga dilengkapi dengan SPF 18. Ketika sudah diaplikasikan pada wajah, foundation ini juga rasanya ringan banget, nggak berasa lagi pakai foundation sama sekali. Finish-nya semi-matte dan membuat kulit kita terlihat smooth, hasilnya menyatu pada kulit sehingga terlihat seperti “kulit sehat”, pas banget sama klaimnya yang mengatakan second-skin finish. Oh iya! Foundation ini juga memiliki aroma floral, memang nggak terlalu menganggu karena aromanya tipis sekali dan langsung nggak tercium lagi ketika sudah dibaurkan, namun hal ini bisa jadi concern temen-temen yang kurang menyukai produk complexion yang mengandung parfum.


[Baca juga: Review Esqa Flawless Micro Setting Powder in Vanilla]


COVERAGE & STAYING POWER

Klaimnya yang bilang kalau foundation ini mempunyai full coverage membuat aku jadi berekspektasi tinggi, namun setelah diaplikasikan ternyata coverage-nya light to medium. Menurutku coverage-nya terbilang rendah sih untuk ukuran foundation, rasanya jadi seperti sedag memakai bb cream atau bahkan tinted moisturizer. Namun sepertinya tergantung aplikatornya juga karena banyak yang bilang coverage foundation ini medium to full, aku menggunakan sponge makeup dan coverage-nya ternyata light to medium. Tapi, nggak perlu khawatir karena foundation ini buildable kok! Kamu bisa build sampai dapat coverage yang kamu inginkan tanpa perlu takut terlihat “makeup-an banget”.

 

Untuk ketahanannya sih lumayan ya, aku memakai foundation ini untuk aktivitas outdoor selama 4 jam dan ternyata masih bertahan dengan baik, hanya sedikit minyak sudah mulai muncul pada bagian t-zone. Namun aku set foundation ini menggunakan loose powder dan setting spray. Aku juga nggak merasakan oksidasi yang parah banget saat memakai foundation ini.

THE VERDICT
Overall, menurutku foundation ini lebih cocok digunakan untuk pemakaian daily. Sejauh ini aku mempunyai pengalaman yang baik saat menggunakan foundation ini. Dari segi tekstur dan staying power, foundation lokal ini nggak kalah dari foundation-foundation yang sudah pernah aku coba sebelumnya. Namun, sayangnya coverage-nya masih kalah jauh dibanding foundation lainnya. Ada yang sudah mencoba Dear Me Beauty Airy Poreless Fluid Foundation ini? Bagaimana menurutmu?




Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Waktu pertama kali mencoba memakai makeup dulu, aku selalu mengandalkan brand Korea untuk produk alisku. Inget banget pensil alis pertamaku adalah Etude yang super hits pada masanya. Namun belakangan ini, dengan semakin baiknya perkembangan brand kosmetik lokal, aku juga mulai beralih menggunakan produk makeup dalam negeri. Kalau mengintip makeup pouch-ku sekarang, bisa dibilang 90% isinya merupakan produk dari brand lokal, termasuk pensil alis yang aku pakai.
 

 

Sebenarnya aku jarang banget setia pada satu produk alis. Pokoknya tiap habis, aku selalu mencoba produk dari brand lain, belum pernah repurchase satu produk alis dari brand yang sama berkali-kali. Kali ini, ada dua produk alis keluaran brand lokal yang sedang aku coba, yaitu Rollover Reaction Browswish Eyebrow Definer in Doppio dan Nood Cosmetics Browmance Brow Definer in Kiss My Ash. Berhubung kedua brow definer ini dari brand lokal, kayanya lucu juga ya kalo kita compare?

PRICE AND WHERE TO BUY

Rollover Reaction Browswish terbilang mudah didapatkan karena produk-produk RR tersedia di Sociolla, Shopee, dan Tokopedia, bahkan  RR juga sudah punya store-nya sendiri di Plaza Indonesia, Jakarta. Selain itu, RR sering mengadakan pop-up store di beberapa kota di Indonesia, seperti Bandung dan Surabaya. Untuk harga, Browswish ini dibandrol seharga Rp99.000, masih bisa dibilang terjangkau dan harganya 11-12 dengan produk alis dari brand lokal lainnya.

Nood Cosmetics Browmance juga mudah didapatkan. Sama seperi RR, Nood juga sudah tersedia di Shopee, Tokopedia, dan Sociolla. Tapi sepertinya Nood belum punya store-nya sendiri, jadi baru bisa dibeli onlie saja. Dan…… harganya sih yang bikin kaget, brow definer ini dibandrol seharga Rp39.000 aja!!! Beruntungnya lagi waktu aku beli sedang diskon dan jadi Rp19.900 di Shopee, happy banget! Awalnya aku sempet bingung, masa sih harganya beneran segini? Ternyata setelah dicek ke semua official store-nya ternyata memang harganya cuma 40ribuan aja. Btw saat aku menulis ini dan cek instagram Nood (@nood.cosmetics) sepertinya instagramnya di-hack huhu semoga bisa kembali lagiiiii.


 


PACKAGING
Bisa dilihat dari foto di atas, packaging Rollover Reaction Browswish terlihat lebih ramping dan panjang dengan ujung pensil berbentuk segitiga. Dibalut dengan warna nude, nilai plus dari packaging ini adalah terdapat gambar sebagai petunjuk letak pensil alis dan spoolie, jadi nggak akan tertukar saat mau menggunakannya. Aku suka banget, sih, sama packaging dari pensil alis otomatisnya RR ini. Selain warnanya yang lucu, bentuknya yang ramping juga bikin produk ini gampang dibawa dalam makeup pouch. Produk ini dilengkapi oleh spoolie yang ukurannya kecil dan pas untuk menyikat dan merapikan alis.


Sementara Nood Cosmetics Browmance mempunyai kemasan lebih pendek dan tebal yang didominasi warna ungu. Sama seperti RR, ujung pensil alis Nood juga berbentuk segitiga. Namun walaupun bentuk kemasan dan pensilnya yang tebal, ternyata memiliki spoolie yang sama kecilnya dengan spoolie pada produk RR, menjadikannya nyaman dan pas untuk merapikan alis.

 

 

SHADE
Rollover Reaction Browswish mempunyai 3 pilihan warna yang ketiga namanya diambil dari jenis-jenis kopi, yaitu Lungo (ash brown), Doppio (soft black), dan Mocha (dark brown).

Nood Cosmetics Browmance hanya mempunyai 2 pilihan warna, yaitu Brown With Love (natural brown) dan Kiss My Ash (ash brown).

 

 

Karena aku memilih dua warna yang berbeda, untuk RR aku memilih warna Doppio (soft black) sementara Nood aku memilih Kiss My Ash (ash brown), jadi sepertinya nggak bisa di-compare karena keduanya jelas berbeda.

TEXTURE
Rollover Reaction Browswish bisa dibilang mempunyai tekstur pensil alis yang creamy namun nggak terlalu keras. Sayangnya karena ukurannya yang kecil dan teksturnya yang nggak terlalu keras, pensil alis ini jadi terasa ringkih ketika diaplikasikan. Selain itu pensil alis ini juga gampang sekali tumpul setelah dipakai, bahkan baru sekali pakai pun pensil alis ini udah keliatan tumpul banget, jadi sepertinya pensil alis dari RR ini akan lebih cepat habis kalau dibanding pensil alis dari Nood.

Nood Cosmetics Browmance mempunyai ukuran pensil alis yang lumayan besar, jadi sedikit lebih susah untuk mengaplikasikannya pada alis, tapi nggak sampai yang susah banget atau gimana. Teksturnya keras dan padat, tekstur pensil alis seperti ini yang aku suka karena nggak terasa ringkih dan nggak membuatnya gampang tumpul. Walaupun keras, pensil alis ini juga tetap terasa creamy saat digunakan dan nggak tajam yang bikin alis jadi sakit saat terlalu menekan saat memakainya.


 

PIGMENTATION & STAYING POWER
Aku suka pigmentasi dari Rollover Reaction Browswish karena bukan pigmentasi yang sekali ulas langsung “jreng”. Bisa dibilang, kalau hanya sekali dua kali ulas warna yang keluar cukup tipis, namun bisa di-build up untuk mendapatkan intensitas warna yang diinginkan dengan hasil yang terlihat natural. Staying power-nya biasa aja, dipakai wudhu sudah terlihat ada yang terhapus, namun nggak sampai benar-benar hilang.

Sementara Nood Cosmetics Browmance punya pigmentasi di atas pensil alis RR, dia warnanya langsung keluar dalam ulasan pertama yang membuat aku harus hati-hati banget saat mengaplikasikannya biar warnanya nggak terlalu ngeblok dan keliatan “ngalis banget”. Staying power-nya juga sama seperti RR, akan sedikit terhapus saat terkena air namun nggak akan hilang seluruhnya.


pardon my eyebrow haha
 

THE VERDICT
Jadi dari kedua pensil alis otomatis keluaran brand lokal ini, aku nggak bisa menentukan lebih suka yang mana hahaha. Karena mereka punya keunggulan pentingnya masing-masing dan nilainya jadi imbang di mataku. Rollover Reaction Browswish dapat poin 2 dari segi packaging dan pigmentasi, sementara itu Nood Cosmetics Browmance juga punya 2 poin dari segi harga dan teksture. Ada yang sudah pernah coba kedua brow definer ini? Kalau kalian lebih suka yang mana, Rollover Reaction Browswish atau Nood Cosmetics Browmance?




Share
Tweet
Pin
Share
2 komentar

Aku sebenarnya bukan orang yang sering menggunakan eyeshadow. Bukan karena nggak suka, tapi nggak bisa. Aku merasa kurang jago untuk nge-blend eyeshadow dan jadinya malah acak-acakan. Maka dari itu eyeshadow liquid adalah penyelamatku karna cuma harus ditap-tap kayak pakai blush on, malah sering kali aku mengandalkan lip cream berwarna cokelat untuk aku jadikan eyeshadow. Tapi, belum lama ini aku memutuskan untuk mulai pakai eyeshadow powder. Setelah pilih-pilih eyeshadow, aku memutuskan untuk mencoba Esqa Bronze Goddess Eyeshadow Palatte. Keputusanku memilih yang bronze karena seperti namanya, palatte ini warna-warnanya di dominasi warna bronze kecokelatan dan ada warna hitam juga yang bisa dijadikan eyeliner.


PRICE AND WHERE TO BUY
Aku membeli eyeshadow ini di shopee waktu promo 1212 dengan harga Rp107.700 dari harga awal Rp245.000, lumayan banget, kan? Fyi, Esqa ini sering banget lho diskon besar di Shopee dan Tokopedia, bahkan sering kali nggak dalam rangka apapun tetep diskon. Jadi, sering-sering cek aja kalau mau dapet harga diskon yang lumayan banget!

 



PACKAGING
Packaging-nya khas Esqa banget dengan warna rose gold, simple namun terlihat mewah. Sejujurnya aku kurang suka sama packaging-nya Esqa karena tiap dipegang pasti langsung kotor oleh bekas sidik jadi. Setelah dibuka, terdapat cermin yang lumayan besar dan kepake banget saat mengaplikasikan eyeshadow. Dari segi ukuran, eyeshadow ini compact dan ringan banget, nggak bikin penuh makeup pouch sekaligus gampang dibawa ke mana-mana.


 

COLOUR
Terdapat 9 warna di palette ini yang terdiri dari 4 matte, 4 shimmer, dan 1 pressed-pearl. Menurutku semua warna di palatte ini cocok untuk glam look, tapi bisa banget untuk daily look juga. Warna-warnanya juga menurutku masuk ke warna “aman” yang akan terpakai banget dan mudah dijadikan berbagai look bahkan untuk pemula sekalipun.

 

[Baca juga: Review The New Wardah Exclusive Series Eyeshadow Palatte]



FORMULA & PIGMENTATION
Formulanya creamy, buttery, dan lembut banget yang membuatnya easy to blend, bener-bener nggak perlu effort untuk nge-blend-nya. Fall out-nya dikiiiiiiiit sekali bahkan bisa dibilang hampir nggak ada, untuk yang matte maupun shimmer! Pokonya bawaannya happy terus, deh, waktu mengaplikasikan dan otak-atik eyeshadow ini.

Aku sudah pernah mencoba mengaplikasikan menggunakan kuas maupun jari tangan, pigmentasinya sama-sama oke, warnanya langsung keluar tanpa harus effort dan tanpa menggunakan eye primer. Warnanya langsung pop up dalam sekali ulas. Walaupun pigmentasinya nggak main-main, namun eyeshadow ini juga buildable banget, jadi kamu bisa atur-atur aja intensitas warnanya sesuai mood. Aku belum bisa banyak komentar tentang ketahannya karena belum pernah ku coba pakai saat berpergian, namun akan secepatnya aku update setelah aku coba pakai untuk keluar rumah.


 

THE VERDICT
Overall, sampai saat ini aku belum menemukan hal yang bikin aku nggak suka dari eyeshadow palatte lokal ini! Pigmentasi, tekstur, warna, semuanya oke. Mudah digunakan untuk pemula sepertiku. Harganya pun sangat affordable, apalagi kalau lagi ada promo. Tinggal lihat gimana nanti staying power-nya, semoga memuaskan juga! Ini bukan eyeshadow palatte pertamaku, tapi ini bener-bener eyeshadow palatte pertama yang bikin aku impress banget! Good job, Esqa!



Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar

Pada postingan perdana di tahun 2021 ini aku mau sedikit throwback dengan membahas salah satu produk makeup kesukaanku di tahun 2020 kemarin. Sejak booming-nya cushion di Indonesia, aku memang jadi anak cushion banget. Tapi aku selalu berganti cushion, belum pernah repurchase atau membeli refill cushion yang sama sampai akhirnya aku bertemu cushion satu ini di akhir Desember 2019. Awalnya aku mencoba cushion ini karena keperluan di kantor, turns out aku suka banget dan sampai repurchase berkali-kali. Aku selalu merekomendasikan produk  ini kepada teman-temanku yang mempunyai jenis kulit berminyak dan mereka juga suka benget! Produk tersebut adalah Lakme 9to5 Reinvent Primer + Matte Cushion Foundation.


PACKAGING
Seperti yang bisa dilihat, kemasannya sama seperti cushion pada umumnya. Dibalut warna metallic rose gold, cushion ini dilengkapi kaca yang lumayan besar serta sponge yang menurutku nggak terlalu meresap produk, sehingga nggak banyak produk yang terbuang. Hadir dengan box berwarna senada yang menurtku memuat info lumayan lengkap tentang cushion ini, mulai dari ingredients, exp. date, no. bpom, nama shade, dan cara penggunaan. Selain pada box, exp. date dan nama shade juga terdapat pada kemasan cushion-nya, jadi nggak perlu khawatir kalau box-nya terbuang.
 
[Baca juga: Rollover Reaction Cushion Compact Tinted Moisturizer]


FORMULA & TEXTURE
Teksturnya sedikit lebih kental dari cushion lain yang pernah aku coba, namun setelah diaplikasikan pada wajah rasanya nggak berat sama sekali. Selain itu walaupun teksturnya agak kental, surprisingly dia blendable banget dan bisa di-build up tanpa menjadikannya cakey. Mempunyai klaim velvet matte finish, namun aku justru merasa finish-nya dead matte alias matte banget. Cushion ini dilengkapi oleh SPF 30 PA+ untuk melindungi wajah dari papIaran sinar matahari, namun walaupun sudah ada SPF-nya tetap jangan lupa pakai sunscreen sebelum mengaplikasikan cushion ini ya!
 
[Baca juga: Make Over Powerstay Demi-Matte Cover Cushion]



COVERAGE & STAYING POWER
Coverage-nya medium to full dan bisa di-build up untuk mendapatkan coverage yang makin tinggi. Di wajahku, dengan satu layer, cushion ini belum bisa menutup beberapa bekas jerawat hitam dengan sempurna, hanya memudarkan saja. Hal pertama yang membuat aku sangat menyukai cushion ini adalah staying power-nya yang bisa sampai seharian! Mungkin karena  finish-nya yang dead matte membuat cushion ini bertahan lama Ketika digunakan. Selama pemakaian kurang lebih 6 jam, cushion ini stay dan sama sekali nggak geser. Walaupun sedikit transfer pada masker namun cushion ini nggak geser sama sekali. Saat memakai cushion ini, wajahku baru terlihat sedikit berminyak mungkin setelah 4-5 jam pemakaian outdoor.

Satu yang harus diingat saat mau mengaplikasikan cushion ini adalah wajah harus dalam keadaan yang lembap! Makannya setiap akan menggunakan cushion ini aku selalu menggunakan moisturizer berlapis-lapis agar hasilnya terlihat bagus karena sayangnya cushion ini akan terlihat kurang  bagus di kulit yang nggak lembap atau kering. Pernah sekali aku menggunakan cushion ini saat kulitku kurang lembab, hasilnya cushion terlihat nggak menempel pada kulit dan lama-kelamaan akan cakey dan cracking. Jadi, sepertinya cushion ini akan kurang cocok jika digunakan oleh pemilik kulit kering.
 



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Sebagai orang yang masih struggling dengan kulit berminyak, kali ini aku akan menulis tentang salah satu senjata ampuh aku untuk mengatasi kulit berminyak, produk yang selalu ada dalam tas ke mana pun aku pergi, apalagi kalau bukan loose powder! Walaupun kebanyakan loose powder itu bulky dan bikin penuh makeup pouch, tapi aku bener-bener nggak bisa pergi kalo nggak bawa loose powder karena pasti akan sebentar-sebentar touch up sampe bosen. Memang dasarnya  aku anaknya gampang penasaran, jadi aku sering banget gonta-ganti loose powder dan kali ini aku lagi mencoba Esqa Flawless Micro Setting Powder shade vanilla yang ternyata aku suka sampai repurchase.



Rilisnya loose powder ini sebenarnya hampir bersamaan dengan brand SASC yang juga merilis loose powder, makannya dulu sempat galau memilih loose powder Esqa ini atau SASC. Tapi ternyata Esqa sering mengadakan diskon, jadi lah aku akhirnya mencoba produk ini terlebih dahulu haha.


PRICE AND WHERE TO BUY?

Produk-produk Esqa terbilang mudah didapatkan karena kamu bisa membelinya langsung di website resmi Esqa, di e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, atau bisa mengunjungi store dan website Sociolla, bahkan kamu bisa mendapatkan produk Esqa di Sephora. Harga Esqa Flawless Micro Setting Powder adalah IDR165K, tapi karena dulu lagi diskon jadi aku mendapatkan loose powder ini dengan harga IDR99K, lumayan banget kan.




PACKAGING

Ini pertama kalinya aku punya loose powder yang  terdapat cermin di dalamnya, walaupun sebenarnya cerminnya nggak terlalu terpakai karena kecil dan sedikit buram bahkan ketika plastik pelindung cerminnya udah dilepas (atau aku kebetulan dapat yang buram?).  Lalu ada sekat antara produk dan puff-nya yang membuat puff-nya nggak cepat kotor, selain itu ada jaring-jaring untuk menyaring powder-nya(?) jadi powder-nya nggak keluar kebanyakan dan berantakan. Sejujurnya aku punya love hate relationship, sih, sama jaring-jaring ini karena kadang justru bikin produknya susah keluar.


FORMULA, TEXTURE, & STAYING POWER

Surprisingly, butiran powder-nya halus dan lembut bangeeet! Mirip sama butiran loose powder-nya BLP Beauty.  Bikin wajah terlihat fresh dan smooth, efek blurring-nya cukup keliatan tapi karena pori-pori aku yang memang dari sananya besar, jadi tetep aja nggak bener-bener menyamarkan tampilan pori-poriku huhu.


[Baca juga: Review Face Powder BLP in Light Beige]




Pigmentasinya sheer ya, bener-bener nggak nutup imperfection di wajah kita, jadi loose powder ini cukup untuk touch up, finishing, atau baking aja. Oil control-nya sebenarnya tergantung kegiatan kita, kalau outdoor dan panas-panasan sekitar 2 jam udah mulai berminyak apalagi bagian t-zone, tapi kalau indoor dan kegiatan yang kalem-kalam aja up to 4-5 jam masih aman kok, dan yang pasti tergantung juga pada base makeup yang sedang digunakan yaaa.




Sebenarnya aku cukup suka dengan loose powder ini, tapi sepertinya setelah produk ini habis aku akan mencoba dari brand lain. Jadi, apa loose powder  favorit teman-teman? Siapa tahu bisa jadi rekomendasi untuk loose powder-ku selanjutnya :D




Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Base makeup dengan hasil akhir matte sudah menjadi sahabatku sejak pertama mengenal makeup saat kuliah dulu. Tipe kulitku yang berminyak membuat aku nggak bias berpaling dari makeup dengan hasil akhir matte. Salah satu produk matte yang aku coba baru-baru ini adalah cushion keluaran Moonshot, dan setelah aku mencobnya, cuhion ini segera aku nobatkan sebagai cushion terbaik yang pernah aku coba! Tak hanya cushion-nya, aku pun jatuh cinta dengan lip cream-nya yang memiliki warna cantik. Karena itu, pada blogpost kali ini aku akan membahas tentang Moonshot Micro Settingfit Cushion 301 dan Cream Paint Tintfit 505.



MOONSHOT MICRO SETTINGFIT CUSHION 301

Packaging

Sepertinya untuk hal ini nggak perlu dijelaskan lebih lanjut ya, hanya dengan melihat sekilas aja udah kelihatan banget kalau packaging ini cantik sekali! Aku sampai nggak sampai hati menyimpan cushion ini di dalam makeup pouch, karena takut merusak packaging-nya yang menggemaskan.








Siapa sih yang nggak jatuh cinta sama packaging cushion satu ini? Dengan efek hologram yang dapat berubah warna saat terkena cahaya, sepertinya hampir semua orang akan menyukai packaging eye catchy dari cushion satu ini.





Selain itu, produk ini hadir dalam box yang nggak kalah cantik. Bertemakan galaxy dengan dominasi warna biru dan hitam. Sayangnya, tulisan-tulisan dalam box-nya sebagian besar menggunakan aksara Korea yang tentu saja nggak aku pahami.




Sama seperti cushion pada umumnya, produk ini dilengkapi oleh kaca yang lumayan besar dan puff yang mempunyai bentuk teardrop dengan pointed pada bagian atas untuk menjangkau area-area sudut pada wajah. Sayangnya (lagi) salah satu sisi puff-nya berwarna putih yang tentunya akan cepat terlihat kotor.


Formula & Texture

Hal pertama yang aku rasakan sesaat setelah mengaplikasikan cushion ini adalah teksturnya yang sangat ringan, terasa seperti nggak memakai apapun pada wajah dan nggak meninggalkan kesan lengket sama sekali.  Walaupun memiliki finish matte, tapi cushion ini nggak membuat kulitku menjadi kering, justru aku merasakan sensasi lembap saat menggunakan produk ini. Formulanya pun cepat nge-set dan blendable sekali, membuat kita nggak perlu mengeluarkan banyak tenaga saat mengaplikasikan dan meratakan produk ini pada wajah.

Produk ini diklaim mempunyai 3 functional effect, yaitu brightening, anti-aging, dan UV protection dengan SPF 50+ PA+++. Satu yang perlu diingat, walaupun cushion ini memiliki kandungan SPF yang cukup tinggi, tapi jangan lupa tetap mengaplikasikan sunscreen ya, karena SPF pada makeup saja nggak akan cukup untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari. Ada satu hal minus yang menurutku cukup menganggu dari cushion ini, yaitu dia memiliki aroma floral yang cukup menyengat untukku, jujur saja hal ini cukup menganggu karena aromanya yang lumayan tajam.




Coverage & Staying Power

Coverage-nya bisa dibilang medium, satu layer cukup untuk dipakai berkegiatan sehari-hari, tapi kamu bisa menambahkan beberapa layer untuk coverage yang lebih tinggi. Formulanya yang buildable membuat kamu bisa menambah layer tanpa terlihat dempul. Staying power-nya dapat diacungi dua jempol! Dipakai panas-panasan, teksturnya sama sekali nggak meleleh. Cushion ini dapat bertahan 5 sampai 6 jam di lokasi outdoor sekali pun. Oke banget, kan? Oil control-nya pun nggak kalah bagus, walaupun setelah beberapa jam pemakaian akan mulai terlihat minyak pada wajah, tapi entah kenapa hal tersebut justru membuat kulit terlihat seperti glowing natural.




Shade

Moonshot Micro Settingfit Cushion memiliki 3 pilihan warna, yaitu 101 ivory (bright color tone), 201 beige (natural color tone), dan 301 honey (calm color tone). Menimbang produk ini berasal dari Korea, aku tentu saja memilih warna yang paling gelap, yaitu 301 honey.  Kalau dibandingkan dengan dua shade lainnya, shade 301 ini terlihat memiliki hint yellow yang paling kuat. Tapi setelah diaplikasikan pada wajah, ternyata warnanya nggak telalu kuning dan malah pas banget untuk kulitku! Sejauh ini, shade 301 honey dari cuhion Moonshot ini lah warna yang paling masuk di kulitku dibanding warna cushion-cushion lain yang pernah aku coba. Setelah beberapa jam pemakaian, cushion ini nggak mengalami oksidasi pada kulit wajahku, jadi warnanya tetap seperti warna yang muncul pada pertama kali pengaplikasian.


CREAM PAINT TINTFIT 505

Packaging

Masih sama dengan produk sebelumnya, lip cream keluaran Moonshot ini hadir dalam kemasan box bertemakan galaxy dan outerspace, namun bedanya box kali ini didominasi warna-warna lembut dari biru dan merah muda.





Tube dari produknya sendiri berwarna hitam dengan gradasi transparan di bawahnya yang membuat kita dapat melihat warna asli dari produk ini. Aplikatornya standar lip cream kebanyakan, yaitu berbentuk doe-foot dengan gagang kokoh yang ukurannya pas, tidak terlalu panjang atau terlalu pendek.




Texture, Pigmentation, & Staying Power

Formulanya bisa terbilang agak cair dibandingkan lip cream pada umumnya tapi walaupun begitu, produk ini cukup cepat untuk set di bibir. Finish-nya adalah velvety matte yang nggak membuat bibir terasa kering. Produk ini pun nggak dapat dibilang ringan pada bibir, karena ketika memakainya, aku tetap merasa kalau aku menggunakan sesuatu pada bibirku, tapi tidak terasa berat pada bibir juga.




Pigmentasinya medium, perlu beberapa kali ulas untuk benar-benar menutupi warna bibirku yang agak gelap. Staying power-nya bagus! Produk ini transferpoof dan akan bertahan sekitar 5 jam kalau kita nggak makan makanan berat. Dia nggak akan cepat hilang kalau kita makan makanan yang ringan, tapi kalau makanan berminyak akan beda lagi ceritanya.




Swatch

Warna burnt orange adalah salah satu comfort color-ku, jadi nggak usah diragukan lagi kalau aku menyukai shade 505 orange caramel ini. Shade 505 orange caramel ini dideskripsikan sebagai brown orange like a vintage album. Sayangnya, semua shade yang dimiliki Moonshot Cream Paint Tintfit ini memang terlihat agak vibrant setelah diaplikasikan pada bibir, begitu pula dengan shade 505 orange caramel ini.





Share
Tweet
Pin
Share
1 komentar
Older Posts

About me

About me
Happy to share anything interesting.

You can reach me on sdprawita@yahoo.com and share anything with me!

Catch Up

Search

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  October (1)
      • Review Benefit Cosmetics Wanderful World Blush sha...
  • ►  2021 (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (5)
    • ►  December (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2019 (19)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2018 (9)
    • ►  December (4)
    • ►  November (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
  • ►  2017 (17)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (4)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  February (2)
  • ►  2016 (17)
    • ►  December (1)
    • ►  November (5)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  July (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)

Popular Posts

  • Review Zara Oriental & Fruity Eau de Toilette
  • Review Hada Labo Tamagohada Mild Peeling AHA/BHA Make Up Remover + Face Wash
  • Review Wardah EyeXpert Eye Makeup Remover
  • Review Revlon Ultra HD Matte Lipcolor: 655 Kisses

Total Pageviews

Amazing People

Part of

Blogger Perempuan
BEAUTIESQUAD

Created with by BeautyTemplates